Khutbah Terbaru Idul Adha Hari Raya Haji 2017 Lengkap

Khutbah Terbaru Idul Adha Hari Raya Haji 2017 Lengkap
اَللهُ أَكْبَرُ، اَللهُ أَكْبَرُ، اَللهُ أَكْبَرُ، اَللهُ أَكْبَرُ، اَللهُ أَكْبَرُ، اَللهُ أَكْبَرُ، اَللهُ أَكْبَرُ، اَللهُ أَكْبَرُ، اَللهُ أَكْبَرُ
اَللهُ أَكْبَرُ. اَللهُ أَكْبَرُ، لاَاِلَهَ اِلاَّاللهُ اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ وِا ِللهِ الْحَمْدُ
اَللهُ أَكْبَرُ كُلَّمَا أَحْرَمُوْا مِنَ الْمِيْقَاتِ، وَكُلَّمَا لَبَّى الْمُلَبُّوْنَ وَزِيْدَ فِى الْحَسَنَاتِ، اَللهُ أَكْبَرُ كُلَّمَا دَخَلُوْا فِجَاجَ مَكَّةَ آمِنِيْنَ، وَكُلَّمَا طَافُوْا بِالْبَيْتِ وَسَعَوْا بَيْنَ الصَّفَا وَالْمَرْوَةِ ذَاكِرِيْنَ مكَبِّرِيْنَ، اَللهُ أَكْبَرُ كُلَّمَا وَقَفُوْا بَعَرَفَةِ خَاضِعِيْنَ مَخْبِتِيْنَ مِهَلِّلِيْنَ، اَللهُ أَكْبَرُ كُلَّمَا وَقَفُوْا بَالْمَشْعَرِ الْحَرَامِ طَالِبِيْنَ رَاغِبِيْنَ، اَللهُ أَكْبَرُ كُلَّمَا رَمَرْاالْجَمَرَاتِ مَكَبِّرِيْنَ، مُحَلَّقِى رُءُوْسَهُمْ وَمُقَصِّرِيْنَ.
اَللهُ أَكْبَرُ. اَللهُ أَكْبَرُ، لاَاِلَهَ اِلاَّاللهُ اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ وَا ِللهِ الْحَمْدُ
اَلْحَمْدُ ِللهِ الَّذِىْ خَلَقَ آدَمَ بِيَدِهِ مِنْ صَلْصَالٍ كَاالْفَجَّارِ، وَأَسْجَدَلَهُ مَلاَئِكَتَهُ الْمُقَرَّبِيْنَ اْلأَطْهَارَ، فَسَجَدُوْا إِلاَّ إِبْلِيْسِ أَبَى فَبَاءَ وَالصَّغَارِ، مَعَحَ تَعَالَى ظَهْرَ آدَمَ بِيَدِهِ فَاسْتَخْرَجَ ذُرِّيَتَهُ كَالذُّرِّ وَنَفَّذَ فِيْهِمُ اْلأَقْدَارَ، قَبَضَ قَبْضَةً وَقَالَ هؤُلاَءِ إِلَى الْجَنَّةِ وَلاَ أُبَالِيْ، وَقَبَضَ قَبْضَةً فَقَالَ هؤُلاَءِ وَلاَ أُبَالِيْ إِلَى النَّارِ، لاَتَنْفَعُهُ طَاعَةُ الْمُطِيْعِ وَلاَ تَضُرُّهُ مَعْصِيَةُ الْعَاصِى، بَلْ هُوَالنَّافِعُ الضَّارُّ، أَحْمَدُهُ سُبْحَانَهُ عَلَى نِعَمِهِ الْغَزَّارِ
وَأَشْهَدُ أَنْ لاَاِلَهَ اِلاَّاللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ تَوْحِيْدَ مُقْتِنًا لِيَوْمِ الْحَاجَةِ وَاْلاِفْتِقَارِ مُظَاهِرًا عَلَيْهِ اللِّسَانُ وَلْجِنَانُ بِالسِّرِّ وَالْجِهَارِ، مَشْهُوْدًابِهِ لِرَبِّنَا كَمَاشَهِدَ بِهِ لِنَفْسِهِ وَشَهِدَتْ بِهِ مَلاَئِكَتَهُ وَأُوْلُوالْعِلْمِ مِنْ خَلْقِهِ لاَإِلهَ اِلاَّ هُوَالْعَزِيْزُ الْغَفَّارَ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مَحَمَّدًاعَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ أَفْضَلُ مَنْ صَلَّى وَنَحَرَ وَحَجَّ وَاعْتَمَرَ وَجَاهَدَ الْمُنَافِقِيْنَ وَلْكُفَّارَ
اَللهُمَّ صَلِّ عَلَى عَبْدِكَ وَرَسُوْلِكَ مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَاَصْحَابِهِ الْبَرَرَةِ اْلأَخْيَارِ، وَسَلِّمْ تَسْلِيْمًا كَثِيْرًا

Saudara-saudara kaum muslimin dan muslimat yang berbahagia:
marilah kita senantiasa bertaqwa kepada allah dengan sebenar-benarnya taqwa.yaitu taat menjalankan semua perintah allah dan berusaha menjauhi semua larangan larangannya,baik dalam keadaan susah atau gembira ,lapang atau dalam kesempitan,dan dalam keadaan ramai atu sepi ,sebab taqwa dalah kewajiban bagi setiap umat islam yang tak boleh di tunda-tunda ,melainkan harus di laksanakan seketika dan seterusnya selama kita masih hidup

Saudara-saudara Kaum Muslimin Yang Berbahagia

tadi malam ,semalam suntuk ketika semua telah mengumandangkan takbir ,tahmid dan tasbih,dalam menyongsong datangnya hari yang sangat mulia ,yaitu hari raya idul adha atau hari raya qurban .allah telah mengangkat dan mengagungkan hri raya idul adha ini dengan melahirkannya sebagai hari raya ibadah haji yang mulia.pada hari ini semua orang yang menjalankan ibadah haji berkumpul menjadi satu di tanah mina perlu menyempurnakan ibadah hajinya dan ber taqarub atau mendekatkan diri kepada allah dengan menyembelih binatang kurban serta mengeraskan suara seraya berdoa dan memuji kepada allah mereka menghidupkan sunah nabi ibrahim dengan menyembelih binatang kurban di hari yang suci dan mulia ini.

http://mahjubin.blogspot.co.id/

sebagai mana kita ketahui bahwa di syariatkanya menyembelih qurban pada hari raya idul adha ini adalah untuk mengenang kembali peristiwa yang terjadi pada nabi ibrahim untuk mengetahui berapa tingkat keyakinan dan ke imanan nabi ibrahim,allah telah memberikan wahyu kepadanya agar menyembelih anaknya yang bernama nabi ismail putra yang sangat di sayanginya dan menjadi buah hati selama ini teryata harus di sembelih dengan tangannya sendiri betapa pilu rasa hatinya bila teringat perintah penyembelihan terhadap anaknya ini ,namun apa boleh dikata,kecintaan kepada allah tidak boleh di kalahkan dengan kecintaan kepada anak perintah allah untuk menyembelih anaknya harus di laksanakan meskipun dengan hati yang amat berat.

ismail putranya lalu di panggil dan di beritahu mengenai perintah allah itu ternyata nabi ismail bukanya merasa susah dan khawatir melainkan justru bersemngat mendorong ayahnya yaitu nabi ibrahim untuk melaksanakan apa yang telah di perintahkan allah ,disini nabi ismail telah pasrah menyerahkan semua yang bakal terjadi atas dirinya kepada allah begitu pula nabi ibrahim pun akhirnya menjadi mantap dan ikhlas semurni-murninya melaksanakn perintah allah dengan menyembelih ismail putranya yang tercinta ,di mina.

Allah berfrman dalam surat ash shaffaat ayat 102 :

ا بني إني ارى في المنام أني اذبحك فانظر ماذا ترى
Wahai anakku, sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu, maka pikirkanlah apa pendapatmu.
Maksudnya adalah Nabi Ibrahim meminta pendapat Nabi Ismail, bagaimana pendapat Nabi Ismail menyikapi mimpi tersebut. Mimpi seorang nabi adalah haq dan benar, apakah Nabi Ismail bisa bersabar atau ia meminta maaf sebelum dilaksanakan penyembelihan. Ini merupakan ujian yang diberikan dari Nabi Ibrahim kepada Nabi Ismail, apakah Nabi Ismail bisa taat dan tunduk ataukan sebaliknya. Nabi Ismail pun menjawab sesuai yang termaktub dalam Al-Qur’an Surat Ash-Shoffat penggalan ayat 102 :
يا أبت افعل ما تؤمر ستجدني ان شاء الله من الصابرين
Wahai ayahku, lakukan apa yang diperintahkan kepadamu, Insya’allah engkau akan menemuiku termasuk orang-orang yang sabar
Ketika Nabi Ibrahim mendengarnya, beliau menyadari bahwa Allah telah mengabulkan do’anya, sesuai yang termaktub dalam Surat Ash-Shoffat ayat 100 :

Saudara kaum muslimin dan muslimat yang berbahagia

Berkat keteguhan dan keiklasan nabi ibrahim di dalam melaksanakan perintah allah inilah maka pisau yang di gunakan menyembelih ini ternyata tidk mempan meskipun telah di lakukan berkali-kali lalu allah mengutus malikat jibril menggantikan ismail dengan domba dari surga domba itu lalu di sembelih dan di bagikan dagingnya kepada fakir miskin.

oleh sebab itu mengambil ibarat dari peristiwa ini kaum muslimin di syariatkan untuk mengikuti jejak nabi ibrahim yang telah iklas lahir dan batin mengorbankan anaknya sehingga allah menggantinya dengan domba dari surga.

Kini hari raya qurban telah tiba .maka bagi kaum muslimin yang telah kuasa menyembelih qurban hendaklah melaksanaknnya tanpa ragu-ragu sebagai usaha untuk bertaqarub atau mendekatkan diri kepada allah di samping itu dengan melaksanakan qurban ini kita bisa ikut membahagiakan kepada fakir miskin yang kehidupanya seba kekurangan setiap harinya.dan sudah barang tertentu hal ini akan memberi kesan yang baik kepada golongan fakir miskin sehingg hilanglah jurang pemisah antara si miskin dan sikaya yang akhirnya kedua golongan ini akan hidup berdampingan dengan penuh persaudaraan dan salingtolong menolong.

didalam sebuah hadits yang bersumber dari ibnu abbas rasul telah bersabda:

Tidak ada amal dari keturunanan anak adam pada hari qurban yang lebih di senangi oleh allah daripada mengalirkan darah qurban karena sesungguhnya hewan yang dijadikan qurban itunpasti datang pada hari kiamat dalam keadaan sempurna dengan tanduk-tanduknya kuku-kunya dan bulu-bulunya dan sesungguhnya darah itu akan jatuh dari allah pada suatu tempat sebelum menetes ke bumi,maka bersihkannlah jiwa kalian dengan qurban.

Yang dimaksud hadits di atas ialah amal yng apling di cintai allah pada hari qurban adalah menyembelih kurban .pahala kurban itu akan diterima allah sebelum darah kurban menetes kebumi.tetapi pahala semulia itu bisa diperoleh jika kita mau melaksanakanya dan iklas ,tanpa di campuri dengan maksud-maksud lain kecuali hanya karena allah semata.

Saudara Kaum Muslimin Yang Berbahagia

Dalam kesempatan ini kami mengajak kepada semua kaum muslimin yang telah mampu berqurban.marilah kita laksanakan perintah allah ini dengan penuh keiklasan.kita hilangkan keraguan mengenai janji allah kepada orang yang mau berkurkan bahwa allah pasti bakal membalas yang lebih banyak dan lebih besar daripada apa yang telah kita kurbankan.

Sekarang ini masih ada kesempatan untuk kurban.sebab waktu menyembelih kurban adalah dimulai setelah selesai mengerjakan shalat hari raya idul adha hinga tiga hari sesudahnya yaitu sampai habisnya hari tasriq tanggal 13 dzulhijah maka marilah saudara kaum muslimin kita berkurban dengan menyembelih domba menurut kemampuan kita masing masing janganlah mengingkari perintah allah yang mulia kalau kita tidak ingin di cap sebagai orang bakhil orang yang hany a mementingkan kepentingan peribadi tanpa menghiraukan nasib saudara saudara kita yang miskin sedikit banyak daging kurban yang kita bagi bagikan kepada mereka akan memberi kelegaan hati mereka dan mengurangi beban mereka di dalam menyongsong hari raya daha yang mulia ini.

Saudara Kaum Muslimin Yang Bahagia

Kalau kita renungkan secara dalam dalam ternyata perintah berqurban ini mengandung suatu pelajaran bahwa untuk memperoleh keridoan dari allah itu perlu pengorbanan sebagai mana yang terjadi pada nabi ibrahim beliau memperoleh kedudukan begitu tinggi disisi allah lantaran beliau telah iklas mau mau mengorbankan anaknya yang bernama ismail dengan seekor domba dari surga.

Begitu pula kalau kita mau memeperoleh keridoan allah menghasilkan cicta cita yang mulia dan memperoleh kejayaan sudah barang tentu harus berani berkorban mengorbankan harta tenaga pikiran waktu dan bahkan jiwa sekalipun

Kita tidak mungkin bisa melaksanakan ibadah haji kalau kita tidak berani mengorbankan harta benda untuk perongkosan haji kita tidak mungkin dihormati oleh masarakat jika kita berani mengorbankan tenaga pikiran dan waktu untuk meladeni kebutuhan mereka seperti halnya yang telah banyak dilakukan oleh para ulama dan juga agama islam tidajnmungkin akan bisa jaya sampai sekarang kalau para pejuang dahulu tidak berani mengorbankan harta tenaga jiwa dalam memerangi orang kafir yang sombong

Demikianlah khutbah idul adha yang dapat kita petik dari perintah berkurban setiap tanggal 10 dzulhijah semoga kita yang belum bisa berkorban pada tahun ini bisa mengeluarkan kurban pada tahun mendang


KHUTBAH KEDUA IDUL ADHA
اَلْحَمْدُ ِللهِ مُعِيْدِ الْجَمِيْعِ وَاْلأَعْيَادِ، رَافِعِ السَّموَاتِ بِغَيْرِ عَمَدِ تَرَوْنَهَا وَبَاسِطِ اْلأَرْضِ وَمُرْسِيْهَا بِاْلأَطْوَادِ، أَحْمَدُهُ سُبْحَانَهُ عَلَى نِعَمِهِ الَّتِىْ لاَيُحْصَى لَهَا تَعْدَادٌ وَأَشْكُرُهُ وَبِالشُّكْرِ تَحْلُوْالنِّعَمُ وَتَزْدَادُ، وَأَشْهَدُ أَنْ لاَاِلهَ اِلاَّاللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ شَهَادَةً أُعِدُّهَا لَيَوْمِ التَّنَادِ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الْهَادِيْ إِلَى سَبِيْلِ الرَّشَادِ، الدَّاعِى إِلَى اللهِ عَلَى بَصِيْرَةٍ حَتَّى دَانَتْ لِدَعْوَتِهِ الْعِبَادُ.
اَللهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَاَصْحَابِهِ الْبَرَرَةِ اْلأَمْجَادِ، وَسَلِّمْ تَسْلِيْمًا كَثْيْرًا.

Pujian serta sanjungan hanya bagi Allah, yang telah meninggikan langit dan menghamparkan bumi serta mengukuhkannya dengan gunung-gunung yang dipancangkan.

Saya panjatkan puji kepada Allah Yang Maha Suci atas karunia nikmat-Nya yang tidak terhingga dan tidak terbilang banyaknya. Saya panjatkan rasa syukur kepada-Nya, karena dengan syukur itu Allah akan menambah nikmat-Nya.

Saya bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa. Dan saya bersaksi bahwa Muhammad adalah Rasul Allah, yang menuntun jalan lurus dan menyeru kepada Allah dengan pendekatan yang baik dan bijak, sehingga beroleh sambutan dari hamba-hamba Allah.

Ya Allah, limpahkanlah shalawat dan salam kepada Nabi Muhammad SAW, beserta keluarga dan para sahabatnya yang baik dan mulia.

Wahai hamba-hamba Allah, bertaqwalah kepada Allah, dan ketahuilah bahwa kebahagiaan itu bukan bagi orang yang menyambut hari raya dengan pakaian baru, berkendaraan mewah dan dilayani seorang hamba. Tetapi, kebahagiaan adalah bagi orang yang bertaqwa kepada Allah sepanjang hidupnya, sehingga memperoleh kebaikan di surga yang kenikmatannya tidak akan pernah sirna dan tidak dibatasi oleh waktu, dan selamat dari neraka yang sangat panas, makanannya berupa racun, minumannya darab berecampur nanah dan pakaiannya dari besi.

Maka bertaqwalah kepada Allah, wahai hamba-hamba Allah, dengan melaksanakan perintah-perintahNya. Dirikanlah shalat, tunaikan zakat, kerjakan yang ma'ruf dan cegahlah kemungkaran, demikianlah yang semestinya dilakukan oleh seorang hamba. Ketahuilah bahwa Allah SWT memerintahkan kepada kamu dengan perintah yang harus dimulai diri sendiri, seraya berfirman :

إِنَّ اللَّهَ وَمَلائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا

Artinya :
Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya. (QS. Al-Ahzab : 56)


Ya Allah, limpahkanlah shalawat dan salam kepada Nabi Muhammad SAW, hamba dan Rasul-Mu dari Bani Hasyim yang jujur. Dan ridhailah ya Allah, empat orang khalifah yang paling patuh kepada-Mu yakni Abu Bakar, Umar, Usman, Ali dan sleuruh sahabat yang jujur dan menepati janji.

Demikian pula para Tabi'in dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik. Demikian juga, kami bersama mereka mengharapkan rampunan-Mu, kemuliaan dari-Mu dan kebaikan-Mu, wahai Pemberi Pahala dan Pengampunan.

Ya Allah, muliakanlah Islam dan kaum muslimim, campakkanlah ahli syirik dan kemusyrikan, kekalkanlah para penegak agama Islam. Jadikanlah Negara ini aman dan tenteram, demikian pula seluruh negeri Islam.

Ya Allah, tegakkanlah bendera jihad dan tenggelamkanlah ahli syirik dan perusak. Limpahkanlah seluruh rahmat-Mu kepada seluruh hamba, ya Allah Pemilik dunia dan akhirat sebagai tempat kembali.


عِبَادَاللهِ، إِنَّ اللهَ يَأْمُرُبِالْعَدْلِ وَاْلإِحْسَانِ وَإِيْتَاءِذِى الْقُرْبَى، وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغَيْ، يَعظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ، وَأَوْفُوْا بِعَهْدِاللهِ إِذَاعَاهَدْتُمْ، وَلاَتَنْقُضُوْا اْلأَيْمَانَ بَعْدَ تَوْكِيْدِهَا، وَقَدْجَعَلْتُمُ اللهَ عَلَيْكُمْ كَفِيْلاً، إِنَّ اللهَ يَعْلَمُ مَاتَفْعَلُوْنَ، فَاذْكُرُوا اللهَ الْعَظِيْمِ الْجَلِيْلَ يَدْكُرْكُمْ، وَاشْكُرُوْهُ عَلَى نَعَمِهِ يَزِدْكُمْ وَلَذِكْرُاللهِ أَكْبَرُ، وَاللهُ يَعْلَمُ مَاتَصْنَعُوْنَ

Khutbah Jumat 2016 Tentang Keutamaan Bulan Sya'ban

Khutbah Jumat 2016 Tentang Keutamaan Bulan Sya'ban
اَلْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِيْ أَنْزَلَ عَلَى عَبْدِهِ آيَاتٍ بَيِّنَاتٍ لِيُخْرِجَ النَّاسَ بِهَا مِنَ الظُّلُمَاتِ إِلَى النُّوْرِ
أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ
اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ
أَيـُّهَا النَّاسُ، اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ
أَمَّا بَعْدُ

Marilah kita selalu bertaqwa kepada Allah taala,baik di dalam keadaan ramai maupun keadaan sepi jangan hanya didalam ramai aja kita bertaqwa,sebab taqwa seperti ini tidak murni karena allah begitu juga jangan bertaqwa ketika sepi saja sebab dalam keadaan ramai kita di tuntut untuk bertaqwa maka sesungguhnya bertaqwa kepada allah merupakan penjagaan dan benteng dari kemurkaan kepada allah

Ma’asyiral muslimin hafidhakumullah,
Kini kita telah memasuki bulan Sya’ban. Bulan yang terletak di antara Rajab dan Ramadhan ini seringkali dilalaikan oleh banyak orang sebagaimana sabda Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam:

http://mahjubin.blogspot.co.id/

ذَلِكَ شَهْرٌ يَغْفُلُ النَّاسُ عَنْهُ بَيْنَ رَجَبٍ وَرَمَضَانَ

“(Sya’ban) ini adalah bulan yang dilalaikan oleh kebanyakan manusia, yaitu (terletak) antara bulan Rajab dan Ramadhan” (HR. An-Nasa’I; hasan)

Kelalaian manusia atas bulan Sya’ban bisa diketahui dari keterkejutan mereka ketika Ramadhan telah tiba. “Lho, kok sudah Ramadhan”, “Tiba-tiba sudah Ramadhan ya” dan komentar-komentar sejenisnya menggambarkan betapa Sya’ban telah dilalaikan.

Ada pula yang sebenarnya tahu bahwa Sya’ban telah tiba. Ramadhan telah menjelang. Tetapi mereka justru meningkatkan kemaksiatan. “Semampang belum Ramadhan,” alasannya.

Jamaah Shalat Jum’at yang dirahmati Allah,
Banyak orang yang melalaikan bulan Sya’ban. Padahal bulan ini adalah bulan yang istimewa. Di bulan Sya’ban inilah amal manusia diangkat kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda dalam kelanjutan hadits di atas:
َهُوَ شَهْرٌ تُرْفَعُ فِيهِ الْأَعْمَالُ إِلَى رَبِّ الْعَالَمِينَ

“Di bulan inilah amal perbuatan manusia diangkat kepada Rabb semesta alam” (HR. An-Nasa’I; hasan)

Inilah keutama’an pertama bulan Sya’ban. Bulan diangkatnya amal manusia kepada Allah Azza wa Jalla.

Keutamaan kedua dari bulan Sya’ban ada pada pertengahannya, yakni Nisfu Sya’ban. Rasulullah shallalahu ‘alaihi wasallam bersabda tentang keutamaan nishfu Sya’ban :إ
ِإنَّ اللَّهَ لَيَطَّلِعُ فِي لَيْلَةِ النِّصْفِ مِنْ شَعْبَانَ، فَيَغْفِرُ لِجَمِيعِ خَلْقِهِ إِلاَّ لِمُشْرِكٍ أَوْ مُشَاحِنٍ

“Sesungguhnya Allah memeriksa pada setiap malam nishfu Sya’ban. Lalu Dia mengampuni seluruh makhluk-Nya, kecuali yang berbuat syirik atau yang bertengkar dengan saudaranya” (HR. Ibnu Majah; sya’ban)

Itulah dua keutamaan bulan Sya’ban berdasarkan hadits shahih. Dan cukuplah kita dengan hadits shahih meskipun di masyarakat berkembang banyak keutamaan bulan Sya’ban namun didasari oleh hadits dhaif bahkan maudhu’. Misalnya:
رجب شهر الله وشعبان شهري ورمضان شهر أمتي

“Rajab adalah bulan Allah, Sya’ban adalah bulanku, dan Ramadhan adalah bulan umatku” (HR. Dailami)

Hadits ini derajatnya dha’if. Demikian pula hadits-hadits sejenis yang menyebut bahwa bulan Rajab adalah bulan Allah, Sya’ban adalah bulan Rasulullah dan Ramadhan bulan umat Islam.

Ma’asyiral muslimin hafidhakumullah,
Lalu amal apa yang dicontohkan Rasulullah di bulan Sya’ban? Di antara amal yang pertama, yang dicontohkan oleh Rasulullah di bulan Sya’ban adalah memperbanyak puasa sunnah.
قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ لَمْ أَرَكَ تَصُومُ شَهْرًا مِنْ الشُّهُورِ مَا تَصُومُ مِنْ شَعْبَانَ قَالَ ذَلِكَ شَهْرٌ يَغْفُلُ النَّاسُ عَنْهُ بَيْنَ رَجَبٍ وَرَمَضَانَ وَهُوَ شَهْرٌ تُرْفَعُ فِيهِ الْأَعْمَالُ إِلَى رَبِّ الْعَالَمِينَ فَأُحِبُّ أَنْ يُرْفَعَ عَمَلِي وَأَنَا صَائِمٌ

Aku (Usamah bin Zaid) berkata kepada Rasulullah, “Wahai Rasulullah, saya tidak melihat engkau berpuasa di satu bulan melebihi puasamu di bulan Sya’ban.” Rasulullah menjawab, “Ini adalah bulan yang dilalaikan oleh kebanyakan manusia, yaitu antara bulan Rajab dan Ramadhan. Di bulan inilah amal perbuatan manusia diangkat kepada Rabb semesta alam. Karena itu aku ingin saat amalku diangkat kepada Allah, aku sedang berpuasa.” (HR. An-Nasa’I; hasan)

Ummul Mukminin Aisyah radhiyallahu ‘anha juga meriwayatkan kebiasaan hadits yang menunjukkan amal di bulan Syaban
لَمْ يَكُنِ النَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – يَصُومُ شَهْرًا أَكْثَرَ مِنْ شَعْبَانَ ، فَإِنَّهُ كَانَ يَصُومُ شَعْبَانَ كُلَّهُ

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam tidak pernah berpuasa sunnah di satu bulan yang lebih banyak daripada bulan Sya’ban. Sungguh, beliau berpuasa penuh pada bulan Sya’ban. (HR. Al Bukhari)

Ketika menjelaskan hadits ini dalam Fathul Bari, Ibnu Hajar Al Asqalani menerangkan bahwa kalimat “berpuasa sebulan penuh” adalah ungkapan majaz. Dalam ungkapan bahasa Arab, seseorang boleh mengatakan “berpuasa sebulan penuh” padahal yang dimaksud adalah “berpuasa pada sebagian besar hari di bulan itu”.

Dari keterangan tersebut, kita menjadi tahu bahwa berpuasa sunnah di bulan Sya’ban menjadi begitu istimewa karena pada bulan ini amal diangkat, bulan ini dilalaikan oleh banyak manusia, dan sekaligus puasa Sya’ban merupakan persiapan puasa Ramadhan. Sebagaimana dijelaskan oleh Syaikh Muhyidin Mistu, Mushthafa Al-Bugha, dan ulama lainnya dalam Nuzhatul Muttaqin.

Ulama yang lain menjelaskan bahwa memperbanyak puasa sunnah di bulan Sya’ban itu maksudnya adalah puasa-puasa sunnah. Yakni puasa Senin Kamis, puasa ayyamul bidh, puasa Dawud dan puasa yang disunnahkan lainnya.

Adapun mengkhususkan berpuasa pada satu atau dua hari terakhir Sya’ban hukumnya makruh. Kecuali puasa yang memang wajib akibat nadzar, qadha’ atau kafarat. Atau puasa sunnah yang biasa dilakukan baik Senin Kamis maupun puasa Dawud.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
لاَ يَتَقَدَّمَنَّ أَحَدُكُمْ رَمَضَانَ بِصَوْمِ يَوْمٍ أَوْ يَوْمَيْنِ ، إِلاَّ أَنْ يَكُونَ رَجُلٌ كَانَ يَصُومُ صَوْمَهُ فَلْيَصُمْ

“Janganlah kalian mendahului Ramadhan dengan berpuasa sehari atau dua hari sebelumnya. Kecuali seseorang yang (memang seharusnya/biasanya) melakukan puasanya pada hari itu. Maka hendaklah ia berpuasa” (HR. Al Bukhari)

Jamaah Jum’at yang dirahmati Allah,
Amal kedua pada bulan Sya’ban ialah melunasi hutang-hutang puasa, khususnya bagi muslimah yang masih belum selesai mengqadha’ puasa Ramadhan.

Aisyah mengatakan:
كَانَ يَكُونُ عَلَىَّ الصَّوْمُ مِنْ رَمَضَانَ ، فَمَا أَسْتَطِيعُ أَنْ أَقْضِىَ إِلاَّ فِى شَعْبَانَ . قَالَ يَحْيَى الشُّغْلُ مِنَ النَّبِىِّ أَوْ بِالنَّبِىِّ صلى الله عليه وسلم

Aku punya hutang puasa Ramadan, aku tak dapat mengqadhanya kecuali di bulan Sya’ban, karena sibuk melayani Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam. (HR. Al Bukhari)

Ma’asyiral muslimin hafidhakumullah,
Amal ketiga pada bulan Sya’ban ialah memperbanyak ibadah dan amal shalih secara umum. Baik menggiatkan shalat rawatib, shalat malam, tilawah Al-Qur’an, sedekah, amal sosial dan lain-lain. Karena bulan Sya’ban merupakan bulan diangkatnya amal, maka alangkah baiknya ketika amal kita benar-benar bagus pada bulan ini.
KHUTBAH KEDUA
اَللهُمَّ صَلِّ عَلَى عَبْدِكَ وَرَسُوْلِكَ مُحَمَّدٍ صَاحِبَ الْوَجْهِ اْلأَنْوَرِ، وَالْجَبِيْنِ اْلأَزْهَرِ، وَارْضَ اللهُمَّ عَنِ اْلأَرْبَعَةِ الْخُلَفَاءِ الرَّشِدِيْنَ وَاْلأَئِمَّةِ الْمَهْدِيِّيْنَ الَّذِيْنَ قَضَوْا بَالْحَقِّ وَبِهِ كَانُوْا يَعْدِلُوْنَ أَبِى بَكْرٍ وَعُمَرَ وَعُثْمَانَ وَعَلِى وَعَنِ الصَّحَابَةِ وَالتَّابِعِيْنَ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ، وَعِنَا مَعَهُمْ بِعَفْوِكَ وَكَرَمِكَ وَإِحْسَانِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ
اَللهُمَّ أَعِزَّاْلإِسْلاَمَ وَالْمُسْلِمِيْنَ، وَأَذِلَّ الشِّرْكَ وَالْمُسْرِكِيْنَ، وَانْصُرْ عِبَادَكَ الْمُوَحِّدِيْنَ، اَللهُمَّ ادْفَعْ عَنَّا الْغَلاَءَ وَالْوَبَاءَ وَالرِّبَا وَالزِّنَا وَالزَّلاَزِلَ وَالْمِحَنَ وَسُوْءَالْفِتَنِ مَاظَهَرَ مِنْهَا وَمَابَطَنَ عَنْ بَلَدِنَا هَذَا خَاصَّةً وَعَنْ سَائِرِ بِلاَدِ الْمُسْلِمِيْنَ عَامَّةً يَارَبَّ الْعَالَمِيْنَ
رَبَّنَا آتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَّفِى اْلاخِرَةِ حَسَنَةً وَّقِنَا عَذَابَ النَّارِ، رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنْفُسَنَا وَإِنْ لَمْ تَغْفِرْلَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُوْنَنَّ مِنَ الْخَاسِرِيْنَ، عِبَادَاللهِ، إِنَّ اللهَ يَأْمُرُ بِلْعَدْلِ وَاْلإِحْسَانِ وَإِيْتَاءِ ذِى الْقُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ، وَأَوْفُوْا بِعَهْدِ اللهِ إِذَا عَاهَدْتُمْ وَلاَ تَنْقُضُوااْلأَيْمَانَ بَعْدَ تَوْكِيْدِهَا وَقَدْ جَعَلْتُمُ اللهُ عَلَيْكُمْ كَفِيْلاً، إِنَّ اللهَ يَعْلَمُ مَاتَفْعَلُوْنَ فَاذْكُرُوْا اللهَ الْعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَاسْكُرُوهُ عَلَى نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ، وَلَذِكْرُاللهِ أَكْبَرُ وَاللهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُوْنَ

Demikianlah Khutbah Jumat 2016 Tentang Keutamaan Bulan Sya'ban semoga dapat bermanfaat bagi segenap muslimin amin yarob

Khutbah Jum'at Tentang Menyantuni Anak-Anak Yatim Piatu

Khutbah Jum'at Tentang Menyantuni Anak-Anak Yatim Piatu

Sidang Jum'at Yang Berbahagia

Marilah kita senantiasa bertaqwa kepada allah swt dengan sebenar-benar taqwa.bukan hanya taqwa dalam ucapan belaka melainkan taqwa yang di landasi dengan iman yang kuat sehingga setiap perbuatan yang di lakukan dalam sehari-hari selalu berhati-hati jangan sampai terjerumus kedalam kemaksiatan,tetai sebaliknya senantiasa menjurus kepada kebaikan.yaitu dengan menjalankan setiap perintahan allah swt dan menjahui segala larangannya baik dalam keadaan ramai maupun dalam keadaan sepi.

Sidang Jum'at yang Berbahagia

Ketahuilah bahwa tidak ada satu agamapun didunia ini yang memperhatikan nasib anak yatim kecuali agama islam.kami katakan demikian karena dalam kenyataannya memang tidak ada satu kitab sucipun dari agama-agama itu yang menyebutkan secara khusus mengenai nasib anak yatim kecuali di dalam kitab suci al-quran.dan juga di dalam hadits-hadits rasulullah Saw

anak yatim adalah anak yang di tinggal mati ayahnya selagi ia belum mencapai umur baliqh.anak yatim di dalam agama islam mempunyai kedudukan tersendiri daripada anak-anak lainnya.mereka mendapat perhatian khusus dari rasulullah saw.demikian ini tidak lain karena untuk menjaga kelangsungan hidup mereka agar tidak terlantar sepeninggal ayahnya.

http://mahjubin.blogspot.co.id/

allah telah memerintahkan kepada kita sekalian agar menyantuni anak yatim dan menanggung kehidupan mereka jangan sampai terlantr segala kebutuhan mereka sehari-hari termasuk pula di dalam pendidikanya baik pendidikan agama maupun pendidikan umum.didalam surst al-baqarah ayat 220 allah telah berfirman:


Dan mereka bertanya kepadamu tentang anak yatim,katakanlah ;"mengurus urusan mereka secara patut adalah baik,dan jika kamu bergaul dengan mereka maka mereka dalah saudaramu,dan allah mengetahui siapa yang membuat kerusakan dari yang mengadakan perbaikan.dan jikalau allah menghendaki,niscaya dia dapat mendatangakan kesulitan kepadamu sesungguhnya allah maha perkasa lagi maha bijaksana."

Rasulullah saw terhadap anak yatim sangat menyayanginya sebagsimana tersebut di dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh anas bin malik yang maksudnya kurang lebih:pada suatu hari bertepatan dengan hari raya,rasulullah saw.keluar menuju shalat di tengah perjalanan beliau bertemu dengan serombongan anak-anak yang sedang bermain-main.dari sekian banyak anak-anak itu ada seorang anak yang keliatan sedih dengan pakian yang compang camping.

Setelah ditanya tahulah bahwa beliau bahwa ia adalah anak yatim karena ayahnya gugur di medan pertempuran melawan orang-orang kafir.dia telah di usir ayah tirinya dan di habiskan pula harta warisannya ,mengetahui keadaan anak yatim seperyi itu rasulullah saw menanggungnya dia di asuh seperti mengasuh keluarganya sendiri di berinya pakian yang baik makanan dan segala kebutuhannya sehingga keadaanya tidak bersedih lagi karena selalu berpendapat limpahan kasih sayang dari rasulullah saw.

Sidang Jumat Yang Berbahagia

Rupa-rupanya kita umat islam selama ini kurang memperhatikan nasib anak yatim.banyak anak yatim di sana sini yang terlantar kehidupannya.tidak bisa mengenyam pendidikan yang memadai sebagaimana anak-anak lainnya.kalau kita banding yayasan yatim piatu yang ada sekarang ini sama sekali belum memadai dengan jumlah anak yatim yang ada.hanya oarang-oarang tertentu saja yang mau memperhatikan hidup mereka padahal menyantuni anak yatim adalah suatu anjuran agama yang sangat di tekankan merupakan amal yang mulia yang kelak allah akan membalasnya dengan surga bagi siapa saja yang menyantuni anak yatim.

Bukan saja anak yatim tidak di perhatikan kehidupannya bahkan banyak orang-orang yang tega memakan atau mengganggu harta kekayaannya sesungguhnya allah mengancam orang-orang yang memakan harta anak yatim baik di sengaja maupun tidak seorang ibu misalnya dia harus berhati-hati jika ia mempunyai tanggungan anak yatim jangan sampai harta anak yatim itu di campur dengan hartanya sendiri hingga tidak terasa kalau dirinya selama ini telah memakan harta anak yatim yang di asuhnya.

Banyak sekali ayat-ayat di dalam al-quran yang mengancam orang-orang yang memakan anak yatim sebagai mana trsebut di dalam surat an nisa ayat 2:


"Dan berikanlah kepada anak-anak yatim yang sudah baligh harta mereka jangan kamu menukar yang baik dengan yang buruk dan jangan kamu makan harta mereka bersama hartamu sesungguhnya tindakan-tindakan menukar dan memakan itu adalah dosa yang besar"

Juga pada ayat berikutnya yaitu ayat ke sepuluh dari surat an nisa :


"Sesungguhnya orang-orang yang memakan harta anak yatim secara dzalim sebenarnya mereka itu menelan api sepenuh perutnya dan mereka akan masuk kedalam api yang menyala-nya(neraka)."

Sidang Jum'at Yang Berbahagia

Begitulah ancaman allah kepada orang-orang yang suka memakan harta anak yatim sebaliknya orang yang suka menolong anak yatim melimpahkan kasih sayang kepadanya dengan menyediakan kebutuhan sehari-harinya dan juga memikirkan kebutuhan keluarganya maka allah akan membalasnya dengan pahala yang besar oleh sebab itu masalah anak yatim janganlah kita anggap sepele janganlah umat islam di dahului oleh orang -orang non islam di dalam mengirus ank yatim bahkan umat islam semestinya harus menjadi pelopornya hal ini memang sesuai dengan kehendak nabi kita.

Berkata anas bin malik dari nabi muhammad saw:

"Sebaik-baiknya rumah yang di dalamnya ada anak yatim yang di pelihara dengan baik dan seburuk-buruk rumah adalah rumah yang di dalamnya ada anak yatim di mana dia di perlakukan jelek,dan hamba-hamba allah yang di cintai adalah oarang yang berbuat kebaikan kepada anak yatim dan janda"(Al-Hadits)

Didalam hadits di riwayatkan oleh imam bukhari rasul bersabda:

"Saya dan orang yang menanggung(memelihara)anak yatim dengan baik ada di surga seperti ini seraya beliau memberi isarat dengan jari telunjuk dan jari tengah dan beliau rentangkan kedua jari itu"

Sidang Jum'at Yang Berbahagia

Sesungguhnya merawat dan menyantuni anak yatim adalah termasuk amal taqwa kalau oarang itu kurang ketaqwaanya kepada allah maka berkurang pula perhatiannya kepada anak yatim,karena itu marilah kita senantiasa giat membantu anak yatim baik secara perorangan atau secara organisasi dengan mendirikan yayasan tang khusus dalam menangani kesejahteraan anak yatim sebab kebutuhan anak yatim itu bukan sewaktu-waktu akan tetapi terus menerus hinga anak yatim itu menginjak memasuki umur baligh.

Demikianlah khutbah jum'at menyantuni anak yatim semoga dapat bermanfaat dan kita dapat berlomba-lomba ber amal shalih dalam hal tersebut

Khutbah Jum'at Menerangkan Anjuran Dan Keutamaan Membaca Al-qur'an Lengkap

Khutbah Jum'at Menerangkan Anjuran Dan Keutamaan Membaca Al-qur'an Lengkap
{الْحَمْدُ لِلهِ الَّذِي أَنْزَلَ عَلَى عَبْدِهِ الْكِتَابَ وَلَمْ يَجْعَلْ لَهُ عِوَجَا • قَيِّمًا لِيُنْذِرَ بَأْسًا شَدِيدًا مِنْ لَدُنْهُ وَيُبَشِّرَ الْمُؤْمِنِينَ الَّذِينَ يَعْمَلُونَ الصَّالِحَاتِ أَنَّ لَهُمْ أَجْرًا حَسَنًا • مَاكِثِينَ فِيهِ أَبَدًا • وَيُنْذِرَ الَّذِينَ قَالُوا اتَّخَذَ اللَّهُ وَلَدًا • مَا لَهُمْ بِهِ مِنْ عِلْمٍ وَلَا لِآبَائِهِمْ كَبُرَتْ كَلِمَةً تَخْرُجُ مِنْ أَفْوَاهِهِمْ إِنْ يَقُولُونَ إِلَّا كَذِبًا} وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَه أَحَاطَ بِكُلِّ شَيْءٍ عِلْمًا، وَأَحْصَى كُلَّ شَيْءٍ عَدَدًا، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُه صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَعَلى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَالتَّابِعِيْنَ لَهُمْ بِإِحْسَانٍ، وَسَلَّمَ تَسْلِيْمًا أَمَّا بَعْدُ:
أَيُّها النَّاسُ اتَّقُوْا اللهَ تَعَالَى وَاشْكُرُوهُ عَلَى مَا مَنَّ بِهِ عَلَيْكُمْ مِنْ نِعْمَةِ الْإِيْمَانِ وَخَصَّكُمْ بِهِ مِنْ إِنْزَالِ القُرْآنِ

Sidang Jum'at Yang Berbahagia

Marilah kita senantiasa bertaqwa kepada allah pada setiap saat,baik pada waktu lapang maupun pada waktu kesempitan.janganlah pada waktu kesempitan saja kita ingat kepada allah,memohon dan merintih kepadanya agar di hilangkan kesempitan itu dari padanya.tetapi pada waktu lapang dan memperoleh keberuntungan kita lantas lupa kepada allah,berbuat maksiat sepuas hati,perbuatan seperti ini jangan sampai terjadi,karena kita umat islam di tuntut untuk senantiasa bertaqwa,baik pada waktu lapang maupun pada waktu sempit,tanpa dibeda-bedakan.

Sesuai dengan keagungan al-qur'an,maka bukan hanya pembacanya saja yang dituntut supaya melaksanakan tatakrama baca baca al-quran,akan tetapi para pendengarpun juga di tuntut untuk melaksanakan tatakrama dan adab dalam waktu mendengarkan membaca al-quran,dapun caranya ialah kita dengarkan bacaan itu dengan baik dan tenang baik didalam shalat maupun di luar sholat.

http://mahjubin.blogspot.co.id/

Allah berfirman dalam surat al-a'raaf ayat 204:

http://mahjubin.blogspot.co.id/
"Dan apabila dibacakan al-quran,maka dengarkanlah baik-baik,dan perhatikanlah dengan tenangagar kamu mendapat rahmat."

Demikianlah para hadirin yang mulia mengenai anjuran dan keutamaan membaca al-qu'an,semoga kita dapat melaksanakannya dengan baik,karena al-quranadalah wahyu allah yang menjadi kitab suci kita dan menjadi pedoman hidup dalam mencapai kemulian di dunia dan di akhirat.

Sidang Jum'at Yang Berbahagia

Adapun dalil-dalil yang berkenaan dengan keutamaan membaca al-quran,misalnya hadits yang bersumber dari abu umammah dan di riwayatkan oleh imam muslim,rasulullah saw telah bersabda:

"Bacalah al-quran karena ia akan datang pada hari kiamat kelak sebagai penolong atau pembela bagi ashabnya (yaitu orang yang mempelajari al-quran dan mentaatinya)"

Dilain hadits rasulullah saw juga bersabda:

"Ibadah yang palin utama bagi umatku adalah membaca al-quran"(hadits riwayat imam baihaqi)

Sidang Jum'at Yang Berbahagia

Marilah di dalam rangkameningkatkan ketaqwaan kita kepada allah,kita biasakan membaca al-quran setiap hari,baik pada siang hari,pada waktu bepergian atau dirumah,terutama di rumah jangan sampai mengosongkannya dari bacaan al-quran sebab rumah yang sepi dari membaca al-quran menyebabkan rumah itu sedikit kebaikannya dan banyak keburukannya,bahkan penghuninya rumah itu selalu mengalami kesempitan.

Rasulullah saw bersabda:

"Perbanyaklah membaca al-qur'an di rumah kalian ,karena rumah yang di dalamnya tidak di bacakan alquran,maka sedikitlah kebaikannya dan banyak keburukannya serta di sempitkan keluarganya"(Hadits riwayat imam daru qutni)

Hadits di atas ini memberi pengertian kepada kita betapa pentingnya membaca al-qur'an di rumah masing-masing,rumah yang di kosongkan dari membaca al-qur'an akan menyebabkan rumah itu tidak mengandung berkah sehihingga hal-hal yang negatif sering terjadi di rumah itu.

Sidang Jum'at Yang berbahagia

Dan takutlah kalian pada hari yang pada waktu itu kam sekalian di kembalikan kepada allah .kemudian masing-masing diri di beri balasan yang sempurna terhadap apa yang telah di kerjakannya,sedang mereka sediktpun tidak di aniaya.

Sidang Jum'at yang Berbahagia

Hendaklah diketahui bahwa salahsatu kewajiban bagi kaum musliumin adalah menjadikan al-qur'an sebagai pemimpin atau pedoman yang harus di ikuti dalam kehidupan ini,sebab al-quan sebagai kitab suci agama islam sudah barang tentu berisi petunjuk-petunjuk dari allah yang tidak munkin keliru atau menyesatkan.segala macam perilaku manusia baik yang berupa ibadah maupun muamalah harus berdasarkan al-quran dan juga berdasarkan hadits rasulullah saw.

Ibadah ialah semua pekerjaan yang berhubungan dengan allah ,sedang muamalah adalah semua pekerjaan yang bersangkutan dengan orang.baik muamalah ataupun ibadah harus sesuai dengan al-qur'an dan hadits rasulullah saw,tidak boleh menyimpang sedikitpun,karena kalau menyimpang berarti akan menimbulkan bidah atau kemodelan yang tidak dapat di pertanggungjawabkan kebenarannya dalam syara. Allah berfirman dalam surat al-baqarah ayat 185:
شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَى وَالْفُرْقَانِ فَمَنْ شَهِدَ مِنْكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ وَمَنْ كَانَ مَرِيضًا أَوْ عَلَى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِنْ أَيَّامٍ أُخَرَ يُرِيدُ اللَّهُ بِكُمُ الْيُسْرَ وَلَا يُرِيدُ بِكُمُ الْعُسْرَ وَلِتُكْمِلُوا الْعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُوا اللَّهَ عَلَى مَا هَدَاكُمْ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ

“Bulan Ramadan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang batil). Karena itu, barang siapa di antara kamu hadir (di negeri tempat inggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu, dan barang siapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur” (QS. Al Baqarah: 185)

Sidang Jum'at Yang Berbahagia

Karena sedemikian pentingnya kedudukan al-quran bagi kita kaum muslimin,maka sudah sewajarnyalah jika al-quran itu selalu dibaca setiap saat pad awaktu tertentu secara rutin.sebagai amalan untuk mendekatkan diri kepada allah sehingga dengan begitu sampailah kita kepada derajat yang tingi disisi allah.

Untuk itu marilah kit sediakan waktu-waktu tertentu setiap hari untuk membaca al-qur'an pada siang atau malam,atau setiap selesai shalat magrib,isa atau subuh ,membaca al-quran adalah ibadah ,bahkan ibadah yang paling utama ,namun keutamaan yang di maksud adalah membaca al-qur'an dengan penuh perhatian tadabur mak'naya dan harus menjaga tatakramanya.

Oleh sebab itu bacalah al-qur'an dengan tadabur atau penuh perhatian ,niscaya al-qura'an itu akan memberi petunjuk kepada jalan yang lurus ,kita hadirkan agar hati kita untuk memahami ayat-ayat yang berisi jangji allah dan macam-macamnya dengan demikian bacaan itu akan menyentuh hati kita untuk megamalkan apa yang telah di jangjikan allah dan meninggalkan yang di benci allah.

Adapun tata cara dan tatakrama membaca al-qur'an antara lain :

1. Membaca al-qur'an harus dalam keadaan suci dari hadas kecil dan besar.
2. Iklas dalam membacanya hanyalah allah semata tidak dijadikan alat untuk mencapai sesuatu tujuan.
3. Bersugi dan bersiwakan lebih dahulu sebelum membaca.
4. Waktu membaca haruslah duduk rapi tidak seenaknya saja.
5. Hendaknya memakai pakian yang bersih dan suci,karena sesungguhnya membaca al-qur'an itu berarti sedang bermunajat kepada allah .
6. Hendaknya menghadap kiblat
7. Agar berhenti membaca saat kita menguap.
8. Hendaknya membaca al-qur'an dengan pelan-pelan dan tartil.
9. Diseyogyakan ketika membaca al-quran supaya berlaku khusu atau konsentrasi dengan baik dan tadabur memahami maknanya tetapi bagi orang yang tidak bisa memahami maknanya ia tetap mendapat pahala.
بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ، وَنَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ الْآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ. أَقُوْلُ مَا تَسْمَعُوْنَ وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ لِيْ وَلَكُمْ

Khotbah Kedua
إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهْ وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ صَلَّى اللهُ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَسَلَّمَ تَسْلِيْمًا كَثِيْرًا
.

Kaum muslimin, jamaah Jumat yang dirahmati oleh Allah Ta’ala
Pada khotbah yang pertama, telah khotib sampaikan betapa besarnya karunia Allah bagi orang yang mau membaca Al Quran dan betapa pentingnya menadabburi ayat-ayat Al Quran, merenungi isi kandungan firman Rabb kita, Allah Subhanahu wa Ta’ala.
Pada khotbah yang kedua ini, khotib akan sampaikan tentang mengamalkan isi kandungan Al Quran.jual quran readpen
Sebuah konsekuensi logis, ketika seseorang merenungi kandungan Al Quran, maka akan muncul motivasi yang besar dalam dirinya untuk mengamalkan isinya, termotivasi untuk mendapatkan karunia yang Allah janjikan berupa surga, dan takut akan adzab di neraka. Ya, itulah yang muncul di dalam hati seseorang ketika dia merenungi isi kandungan Al Quran.
Seseorang yang telah mengetahui isi kandungan Al Quran namun tidak mengamalkannya adalam adalah seperti orang-orang Yahudi yang Allah sebut mereka seperti keledai.
مَثَلُ الَّذِينَ حُمِّلُوا التَّوْرَاةَ ثُمَّ لَمْ يَحْمِلُوهَا كَمَثَلِ الْحِمَارِ يَحْمِلُ أَسْفَارًا بِئْسَ مَثَلُ الْقَوْمِ الَّذِينَ كَذَّبُوا بِئَايَاتِ اللهِ وَاللهُ لاَيَهْدِي الْقَوْمَ الظَّالِمِينَ

Perumpamaan orang-orang yang dipikulkan kepadanya Taurat, kemudian mereka tiada memikulnya (tidak mengamalkannya) adalah seperti keledai yang membawa kitab-kitab yang tebal. Amatlah buruknya perumpamaan kaum yang mendustakan ayat-ayat Allah itu. Dan Allah tiada memberi petunjuk kepada kaum yang zalim.” (QS. Al-Jumu’ah: 5)
Dalam surat Al-Fatihah bahkan Allah sebut orang-orang Yahudi ini sebagai golongan yang “maghdub” dan Allah melarang kita meniru mereka.
Seorang sahabat nabi, Abu Darda’ radhiallahu ‘anhu berkata: “Sesungguhnya sesuatu yang paling aku takutkan ialah apabila aku berdiri pada hari kiamat untuk dilakukan penghitungan amalan, Allah mengatakan kepadaku, “Engkau telah berilmu, lalu apa yg telah engkau amalkan dengan ilmumu?”
Dan ketika seseorang mengamalkan ilmunya, maka hidayah tersebut akan senantiasa Allah tambah, semakin Allah berikan rasa kenikmata beribadah kepada-Nya. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,
وَالَّذِينَ اهْتَدَوْا زَادَهُمْ هُدًى وَءَاتَاهُمْ تَقْوَاهُمْ

“Dan orang-orang yang tetap mencari petunjuk maka Allah akan tambahkan kepada mereka petunjuk dan Allah anugerahkan kepada mereka ketakwaan.” (QS. Muhammad: 17)
Demikianlah jamaah yang dirahmati Allah. Mari kita mensyukuri nikmat Al Quran dengan membaca, mendabburi, dan mengamalkannya. Jangan sampai kenikmatan yang begitu besar dari Allah Subhanahu wa Ta’ala ini kita sama sekali tidak mendapatkan bagian darinya. Dan jangan sampai kita menjauhi Al Quran yang kemudian Allah kunci hati kita, Allah tutupi hati kita, sehingga kita tidak mendapatkan hidayah dan akhirnya di akhirat kita termasuk orang-orang yang celaka, nau’udzubillah.
اللهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ
اَللّهُمّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَاْلمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنًاتِ اَلأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالأَمْوَاتِ إِنّكَ سَمِيْعٌ مُجِيْبُ الدّعَوَاتِ
رَبّنَا لاَتًؤَخِذْنَا إِنْ نَسِيْنَا أَوْ أَخْطَأْنَا رَبّنَا وَلاَ تَحْمِلْ عَلَيْنَا إِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهُ عَلىَ الّذِيْنَ مِنْ قَبْلِنَا رَبّنَا وَلاَ تُحَمّلْنَا مَالاَ طَاقَةَ لَنَا بِهِ وَاعْفُ عَنّا وَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا أَنْتَ مَوْلَنَا فَانْصُرْنَا عَلىَ الْقَوْمِ الْكَافِرِيْنَ.
رَبّنَا آتِنَا فِي الدّنْيَا حَسَنَةً وَ فِي اْلأَخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النّارِ. وَالْحَمْدُ لله رَبّ الْعَالَمِيْنَ

Demikianlah khutbah jum'at menerangkan anjuran dan keutamaan membaca al-qur'an semoga menjadi sebab hidayah baki kita semua

Khutbah Shalat Jumat Tentang Pergaulan Bebas Antara Pria Dan Wanita

Khutbah Shalat Jumat Tentang Pergaulan Bebas Antara Pria Dan Wanita
الْحَمْدُ لله رُبَّ الْعَالَمِينَ ، وَلَا عُدْوَانَ إلّا عَلَى الظّالِمِينَ ، وَأَشْهَدَ أَنْ لَا إله إلّا اللهَ وَحْدِهُ لَا شَرِيكَ لَهُ وَلِي الصَّالِحَيْنِ , وَأَشْهَدَ أَنْ محمداً عَبْدَهُ وَرَسُولَهُ النَّبِيَّ الأمين ، صَلَّى اللَّهُ› وَسَلْمَ وِبَارِكَ عَلَيه وَعَلَى آله وأصحابه المتقين ، وَالتَّابِعَيْنِ وَمِنْ تَبِعَهُمْ بإحسان إِلَى ‹ يَوْمِ الدِّينِ ‹. أَمَا بَعْدَ :فَأُوْصِيكُمْ أيُّهَا النَّاسُ وَنَفْسِي بِتَقْوَى الله عَزَّ وَجَلَّ، فَاتَّقُوْا اللهَ رَحِمَكُم اللهُ، فَمَنْ اتَّقىَ رَبَّهُ فَازَ وَسَعَدَ . قَالَ عَزَّ وَجَلَّ:
(وَلِلَّهِ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ وَلَقَدْ وَصَّيْنَا الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ مِنْ قَبْلِكُمْ وَإِيَّاكُمْ أَنِ اتَّقُوا اللَّهَ وَإِنْ تَكْفُرُوا فَإِنَّ لِلَّهِ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ وَكَانَ اللَّهُ غَنِيًّا حَمِيدًا131) [النساء
:

Sidang Jum'at Yang Berbahagia

Marilah kita senantiasa bertakwa kepada Allah setiap saat dan waktu,baik didalam keadaan ramai maupun keadaan sepi.karena sesungguhnya takwa itu bisa menjaga diri kita dari siksa neraka.dan marilah kita sekalian senanatiasa berlaku seperti perilaku orang-orang salih zaman dahulu dan orang-orang bersih hatinya lagi terpilih di sisi allah.para beliau itu adalah orang-prang yang berhati-hati di dalam segala hal,tidak ceroboh,sehingga setiap perbuatan yang dilakukannya tidak menyimpang dari ketentuan-ketentuan allah,mereka senantiasa mewarnai kehidupan dengan takwa.

Sidang Jum'at yang Berbahagia

Ketahuilah bahwa bersepi-sepian dan pergaulan bebas antara peria dan wanita yang bukan mahram itu di larang oleh agama islam.kami ketengahkan masalah ini kepada para hadirin yang mulia,karena menurut kenyataan yang ada,sekarang ini masalah hubungan antara pria dan wanita dalam pergaulan sudah jauh menyimpang dari ajaran agama islam,anak-anak kita sudah terbiasa bergaul bebas dengan lawan jenisnya,mereka seakan-akan sudh tidak merasa malu atau rikuh-rikuh lagi kalau berkencan atau berpacaran dimuka umum.seakan-akan yang mereka lakukan itu bukan larangan dalam agama.bahkan sekarang ini modelnya anak-anak kita yang masih bersekolah selalu menggunakan kesempatan untuk berpacaran jika di sekolahnya mengadakan perkemahan atau kemping.

http://mahjubin.blogspot.co.id/

Sungguh yang demikian ini sangat memperihatinkan bagi kita sebagai orang tua kalau terus berlanjut tanpa da perhatian serius dari kita sekalin.apa jadinya kalau anak-anak kita terus berbuat begitu,sementara kita diam saja.siapa yang di salahkan bila sampai terjadi anak-anak kita kemudian berbuat mesum yang sangat mencemarkan itu?kita tidak boleh menyalahkan siapa-siapa kecuali kepada diri kit asendiri yang telah memberi kebebasan kepada anak-anak untuk bergaul bebas dengan lawan jenisnya,antara peria dan wanita.

Sidang Jum'at yang Berbahagia

Marilah kita sadari hal ini!kemudian kembali kepada ajaran islam yang benar di dalam masalah pergaulan antar aperia dan wanita yang bukan mahram,sesungguhnya islam melarang pergaulan bebas ini,sebagaimana di tegaskan oleh rasulullah di dalam haditsnya yang di riwayatkan oleh imam bukhari dan muslim,beliau bersabda:

"Sungguh tidak boleh sama sekali salah seorang dari kamu sekalian bersepi-sepian dengan wanita kecuali kecuali bersama-sama dengan mahramnya"

Hadits di atas ini dengan jelas memberi pengertian kepada kita bahwa antara peria dan wanita tidak boleh bersepi-sepian,duduk berdua,apalagi sampai berpacaran,sebagai mana para pemuda dan para pemudi hilir mudik bergaul erat menuruti seleranya dengan gayanya masing-masing yang merangsang.

Dan yang lebih memperhatikan lagi ialah para pemuda atau pemudi yang tidak mau bergaul bebas antar asesama mereka lalu di perolok-olokan sebagai kampungan ,kurang bisa mengikuti zaman,kolot dan sebagainya.mereka lakukan seperti itu karena kurangnya pengertian mereka di dalam hukum-hukum agama,akibat kurang adanya kedisiplinan kita mendidik mereka mengenai masalah agama terutama yang berkaitan dengan tatacara bergaul antara peria dan wanita yang bukan mahram.

Sidang Jum'at Yang Berbahagia

Ditandaskan lagi oleh rasululluah mengenai larangan berkhalwat atau bersepi-sepian antara pria dan wanita di dalam sabdanya yang di riwayatkan oleh imam tabrani dari ibnu umamah:

"Takutlah kamu bersepi-sepian dengan para wanita.demi dzat yang jiwaku ada di dalam kekuasaannya,tidaklah bersepi-sepian orang laki-laki dan perempuan kecualai setan pasti masuk di antara keduanya.dan sesungguhnya orang lakilaki yang berhimpitan dengan babi hutan yang bergelompotan dengan lumpur hitam itu lebih baik baginya daripada berangkulan bahunya dengan bahu orang perempuan yang tidak halal baginya"

Di dalam hadits ini rasulullah menjelaskan mengapa agama islam melarang umatnya bergaul bebas ,berse[i-sepian berpandang-pandangan antara peria dan wanita,sebab perbuatan itu biasa mengundang setan untuk menggoda oarang yang berlainan jenis itu melampiaskan nafsu sahwatnya dan birahinya,lalu keduanya melakukan apa yang di kehendaki sebagai lajimnya orang normal jasmani dan rohaninya,sitan itu selamanya adalah musuh bubuyutan kita.mereka selalu mencari kelemahan kita di mana saja dan kapan saja.karena itu kita harus berhati-hati kita jaga keluarga kita dari perbuatan jijik dan menyesatkan.
putra putri kita yang masih sekolah yang kurang terjamin keamananya,tetapi kalau itu terpaksa harus di lakukan,maka kita jangan segan -segan mengawasinya semua itu demi keselamatan keluarga kita sendiri agar tidak terjerumus ke lembah kehinaan.

Allah berfirman di dalam surat at tahrim ayat 6:

http://mahjubin.blogspot.co.id/

"Hai orang-orang yang beriman,peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu."

Sidang Jum'at Yang Berbahagia

Sekali lagi,marilah kita kembali kepada ajaran rasulullah saw,tentang hubungan peria dan wanita yang bukan mahram .kita wasi anak-anak kita ,para pemuda pemudi kita atau siapa saja yang ada di wewenang kita jangan sampai mereka larut dalam pergaulan bebas melepaskan norma-norma agama dan menggantinya dengan tatacara menurut mereka sendiri.

Tak dapat di pungkiri lagi bahwa para remaja sekarang sudah sedemikian bebasnya bergaul dengan lawan jenisnya terutama di kota-kota para remaja putra dan putri bebas bergaul mencari pasangan masing-masing

Mereka anak-anak dan pemuda pemudi kita bebas bergaul dengan teman-temannya yang berlainan jenis dengan alasan anaknya biar cepat maju,tidak picik di dalam pergaulandan lain sebagainya adalah tindakan yang ceroboh dan bertanggung jawab ,sebab kemajuan tidak harus dicapai dengan pergaulan bebas melainkan dengan pendidikan yang teratur dan terarah.

Kita sebafagai orang islam tidak boleh terpengaruh oleh perilaku orang-orang di luar islam ,tetapi harus berpegang teguh kepada ajran islam dimana mempunyai perinsip sendiri di dalam mengatur hubungan antara peri adan wanita kalu di atas kami telah ukilkan berapa hadits nabi mengenai larangan pergaulan bebas peria dan wanita yang bukan mahram ,maka kami kuatkan hadits itu dengan firman allah dalam surat anur ayat 30

http://mahjubin.blogspot.co.id/

"Katakanlah kepada orang-orang laki-laki yang beriman "hendaklah mereka menahan pandangannya ,yang demikian itu lebih suci bagi mereka ,sesungguhnya allah lebih mengetahui apa yang mereka perbuat katakanlah kepada wanita yang beriman :"Hendaklah mereka menahan pandangannya dan memelihara kemaluannya,dan jangalah mereka menampakan perhiasanya kecuali nampak dari padanya.

Sidang Jum'at Yang Berbahagia

Akhirnya marilah kita berdoa kepada allah agar kita umat islam di jauhkan dari berbagai perbuatab maksiat,bukan hanya masalah hubungan pereia dan wanita yang bukan mahram melainkan sama perbuatan maksiat lainnya yang kini sudah merajalela dimana-mana

بَارُّكَ اللهَ لِي وَلَكُمْ فِي الْقُرْآن الْكَرِيمَ وَنَفِّعِنَّي وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيه مِنْ الآيات وَالذّكرَ الْحَكِيمَ وَتَقَبُّلَ مِنْي وَمِنْكُمْ تِلاوَتَهُ إِنَّه هوالسميع الْعَلِيمَ . أَقولُ قَوْلِي هَذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ لِي وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ الْمُسْلِمِينَ مِنْ كُلَّ ذَنْبٍ ، فَاِسْتَغْفِرُوهُ إِنَّه هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيم
ُ

Demikianlah Khutbah Shalat Jumat Tentang Pergaulan Bebas Antara Peria Dan Wanita yang dapat kami tulis semoga dapat bermanfaat bagi kita semua amin

Dan baca lagi khutbah jumat mendidik anak yang sholeh

Khutbah Jum'at Puasa Bulan Rajab Terbaru 2017

Khutbah Jum'at Puasa Bulan Rajab Terbaru 2017
اَلْحَمْدُ ِللهِ ، اَلْحَمْدُ ِللهِ الَّذِيْ أَحْرَمَ رَجَبَ بِإِسْرَاءِ الرَّسُوْلِ مِنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ اْلأقْصَى ، وَالَّذِيْ يَأْمُرُنَا بِالتَّقْوَى مْدَّةَ أُمُوْرِنَا ، نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ فِيْ كُلِّ أَهْوَالِنَا ، أشْهَدْ أنْ لاَ إلَهَ إلاَّ اللهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ ، وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى أشْرَفِ عِبَادِهِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلىَ اَلِهِ وَصَحْبِهِ وَعِتْرَتِهِِِِ أمََّا بَعْدُ : فَيَا أيُّهَا النَّاسُ أُوْصِيْكُمْ بِتَقْوَى اللهِ وَالسَّمْعَ وَالطَّاعَةِ

Sidang jum'at yang berbahagia

Marilah kita senantiasa bertakwa kepada allah taala .janganlah sekali-kali melupakan apa yang telah diperintahkan-nya dan menjalankan apa yang menjadi larangannya,sungguh berbahagia dan beruntung orang yang selalu taat kepadanya dan bertakwa .oleh sebab itu dirikanlah shalat lima waktu dengan aktif,jangan suka menyepelekan shalat dengan kebiasan mengqadanya,padahal tidak ada halangan yang sangat mendesak.

Sebab shalat yang kita kerjakan sehari-hari ini sesungguhnya bisa mencegah perbuatan keji dan munkar ,menjauhkan orang dari perbuatan yang tercela dan aniayaya Allah telah berpirman dalam surat al-ankabut ayat 45

http://mahjubin.blogspot.co.id/

"Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu,yaitu al-kitab(alqur'an)dan dirikanlah shalat.sesungguhnya shalat itu mencegah dari perbuatan -perbuatan keji dan munkar,dan sesunguhnya mengingat Allah (shalat)adalah lebih besar(keutamaannya dari ibadat-ibadat yang lain)dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan

http://mahjubin.blogspot.co.id/

Sidang jumat yang berbahagia

SEsungguhnya bulan ini adalah bulan rajab,yaitu yang mempunyai beberapa kebaikan yang banyak skali ,diantara kebaikan itu ialah diisrakan rasulullah saw ,isra ialah diberangkatkanya rasulullah saw pada malam hari dari masjidil haram ke masjidil aqsa,peristiwa itu terjadi dikala beliau berumur kurang lebih 51 tahun .jadi berselang 11 tahun setelah Rasulullah diangkat menjadi rasul

Lebih jelasnya pada tanggal 27 rajab pada waktu itu rasulullah Saw .dipanggil kehadirat Allah Swt ,beliuau diberangkatkan dari masjidil haram di mekah menuju baitul maqdis di palestina .kemudian dari baitul maqdis beliau dinaikan sampai sidratul muntaha hingga ke mustawa.

Peristiwa inilah yang kita kenal sebagai isra dan mi'raj sebagai mana firman Allah dalam surat al-isra ayat 1,yang artinya kurang lebih:"Maha suci Allah yang telah memperjalankan hambanya pada suatu malam dari masjidil haram ke masjidil aqsa yang telah kami berkahi sekelilingnya agar kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda -tanda kebesaran kami .sesungguhnya dia adalah maha mendengar lagi maha mengetahui.

Sidang Jumat Yang Berbahagia

Perlu diketahui bahwa Rasulullah Saw sebelum di israkan dan dimirajkan beliau lebih dahulu dibersihkan hatinya .malaikat jibril dengan dibantu malaikat mikail mengoprasi hati beliau untuk dibersihkan dari berbagai penyakit hati ,setelah itu kemudian diisi dengan sifat hilmu ,ilmu,yakin dan islam ,keempat sifat ini unsur pokok yang harus diperoleh bagi setiap pemimpin,sebagai mana Rasulullulah Saw dimana beliau memimpin umat manusia sedunia,empat sifat inilah yang menyebabkan keberhasilan beliau didalam memimpin umat sehingga agama islam cepat berkembang bukan saja dinegri arab tetapi di negri-negri lain.

Sidang Jumat Yang berbahagia

Hilmu artinya penyantun ,dengan sofat ini rasulullah didalam memimpin umatnya selalu berlaku bijaksana ,tidak lekas marah,setiap menghadapi persoalan tidak pernah ditangani scara emosional ,tetapi beliau hadapi dengan diterima oleh semua lapisan masarakat,baik dari kalangan orang kaya maupun kalangan orang miskin,begitupula terhadap musuh-musuhnya beliau tidak pernah mendendam.

Ilmu adalah alat utama bagi setiap pemimpin ,dengan ilmu itu maka setiap persoalan dapat diselesaikan dengan baik,siapakah orangnya yang tidak membutuhkan ilmu?apalagi seorang pemimpin yang dalam sehari-harinya tidak bisa lepas dari berbagai persoalan yang membutuhkan pemecahan secara baik dan tuntas.itulah sebabnya maka Rsulullah Saw.dalam setiap kesempatan selalu menganjurkan umatnya supaya giat mencari ilmu,tidak sedikit hadits-hadits beliau yang berkenaan dalam masalah keilmuan.

Baik itu ilmu agama maupun pengetahuan umum,terutama ilmu agama karena memang itulah misi utama beliau yang harus disampaikan kepada seluruh umat manusia ,oleh sebab itu ilmu adalah alat utama bagi manusia dari semua lapisan baik lapisan atas,menengah atau lapisan bawah,sehubungan dengan itu Allah telah berpirman dalam surat az-zumar ayat 9:

http://mahjubin.blogspot.co.id/

"Katakanlah :"Adakah sama orang-orang yang tidak mengetahui (berilmu)dengan orang-orang yang tidak mengetahui(tidak berilmu)sesungguhnya orang-orang yang berakallah yang dapat menerima pelajaran."

Yakin artinya mantap dengan disertai pendirian yang kuat .yakin ini pun harusdimiliki oleh setiap pemimpin,karena tanpa adanya suatu keyakinan segala sesuatu yang diperjuangkan akan mengambang tidak menentu sehingga akan berhenti di tengah jalan.

Islam adalah risalah utama yang akan disampaikan oleh Rasulullah Saw,maka sebelum beliau diisrakan lebih dahulu diisi dengan pengetahuan islam agar lebih jelas dan mantap bahwa agama islam itulah yang diakui oleh Allah untuk disampaikan kepada semua umat manusia .

Sidang Jum'at Yang berbahagia

Setelah pengisian itu selesai dilakukan oleh malikat jibril dengan dibantu malaikat mikail,beliau diisrakan dan terus dimirajkan ,didalam perjalanan beliau menjumpai bermacam-macam peristiwa dan kejadian ,dimana semua itu merupakan percontohan mengenai pahala dan siksa bagi umatnya yang taat dan membangkang,yang berbuat kebajikan dan kemaksiatan .semua diperlihatkan kepada beliau agar menjadi perhatiannya kelak setelah kembali dari isra dan miraj.

Sidang Jum'at Yang Berbahagia

Diantara pahala yang diperlihatkan kepada beliau adalah adanya satu kejadian yang aneh di mana ada segolongan kaum yang hari ini menanam dan pada hari berikutnya bisa menuainya sehingga tanaman itu setiap kali dituai maka tumbuh lagi dan berubah untuk dituai lagi,demikian seterusnya.

Oleh Rasulullah Saw.kejadian itu ditanyakan kepada malaikat jibril.jibril pun menjawab bahwa apa yang disaksikan itu adalah perumpamaan bagi orang-orang yang mau berjihad fi sabililah.mereka ini pahalanya dilipat gandakan hingga 700 kali.sekarang kita bertanya pada diraikita sendiri,sudahkah kita berjihad fisabililah,baik dangan tenaga ,harta amaupun nyawa?Allah berfiman dalam surat Al-baqrah ayat 261:


"Perumpaan (napakah yang dikeluarkan oleh)orang-orang yang menapakahkan hartanya dijalan Allah adalah serupa dengab sebutir benih yang menumbuhkan tujuh butir,pada setiap seratus biji,Alah melipat gandakan (ganjaran)bagi siapa yang dia kehendaki.dan alah maha luas karunianya lagi maha mengetahui."

Adapun siksa yang diperlihatkan kepada rasulullah Saw.antara lain adalah adanya suATU kejadian aneh pada sekolompok kaum dimana kepala mereka dilempari batu hingga pecah lalu kembali utuh .tidak berapa lama kepala mereka yang sudah utuh terus menerus tak henti-hentinya .oleh malaikat jibril kejadian itu diterangkan sebagai gambaran siksa bagi orang-orang yang malas,tidak mau mengerjakan shalat wajib.

Sidang jumat Yang Berbahagia

Akhir dari perjalanan Rasulullah Saw.itu sampai kesidratul muntaha dan terus ke mustawa.disinihlah beliaw secara langsung menerima beban mengerjakan shalat lima kali sehari semalam dari allah,agar disampaikan kepada umatnya.hal ini menunjukan betapa pentingnya kewajiban shalat itu.

Sebab bila dilihat dari cara penyampaiyannya ,maka kewajiban -kewajiban selain shalat cukup disampaikan melalui perantaran malaikat jibril,sedang kewajiban shalat langsung diterima beliau dari allah sewaktu berada di mustawa.oleh sebab itu benarlah apa yang dikatakan di dalam hadits,Rasulallah Saw bersabda :

"Sesungguhnya pertama kali yang akan dilihat dari amal seseorang pada hari kiamat adalah shalat.bila ditemukan shalatnya sempurna ,maka diterimalah semua amalnya ,dan bila shalatnya ditemukan kurang,maka ditolaklah atasnya semua amalnya ."(Al-Hadits)

Lagi pula shalat itu amat penting karena bisa mencegah perbuatan keji dan munkar,sebagai mana sudah disebut dalam surat Al-Ankabut ayat 45,oleh sebab itu dirikanlah shalat ,jangan sampai ditinggalkan.
بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ بِاْالآيَاتِ وَالذِّّكْرِ الْحَكِيْمِ وَتَقَبَّلَ مِنِّى وَمِنْكُمْ تِلاَوَتَهُ اِنَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ وَقُلْ رَبِّّ اغْفِرْ وَارْحَمْ وَاَنْتَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ

Itulah Contoh Khutbah Jum'at Bulan Rajab yang Singkat, Pendek dan Berisi yang bisa dijadikan bahan refernsi untuk Anda semua, Selebihnya silakan Anda kembangkan sendiri

Khutbah Jum'at Menyambut Dan Keutamaan Bulan Dzulhijjah

Khutbah Jum'at Menyambut Dan Keutamaan Bulan Dzulhijjah
إِنَّ الْحَمْدَ لِلهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ، أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. يَا أَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوا اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنْتُمْ مُّسْلِمُوْنَ. [آل عمران: 102]

يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالاً كَثِيْرًا وَنِسَاءً وَاتَّقُوا اللهَ الَّذِي تَسَاءَلُوْنَ بِهِ وَاْلأَرْحَامَ إِنَّ اللهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيبًا [النساء: 1]

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللهَ وَقُوْلُوا قَوْلاً سَدِيْدًا يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوْبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللهَ وَرَسُوْلَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيْمًا [الأحزاب: 70-71]

أَمَّا بَعْدُ: فَإِنَّ أَصْدَقَ الْحَدِيْثِ كِتَابُ اللهِ وَخَيْرَ الْهَدْيِ هَدْيُ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَشَرَّ اْلأُمُوْرِ مُحْدَثَاتُهَا فَإِنَّ كُلَّ مُحْدَثَةٍ بِدْعَةٌ وَكُلَّ بِدْعَةٍ ضَلاَلَةٌ وَكُلَّ ضَلاَلَةٍ فِي النَّارِ. اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى عَبْدِكَ وَرَسُوْلِكَ مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ، أَمَّا بَعْدُ
:

Sidang Jum'at Yang berbahagia

Marilah kita selalu bertaqwa kepada allah swt dan kita tingkkatkan terus ketaqwaan itu dengan giat menjalankan semua perintahnya dan menjauhi semua larangannya.di antara perintah allah yang wajib kita kita laksanakan karena termasuk rukun islam yang kelima adalah ibadah haji,bagi mereka yang mampu.

Sidang Jum'at Yang Berbahagia

Sebagai mana kita ketahui bahwa sanya allah mendirikan agama islam ini atas lima sendi,yang disebut rukun islam,lima sendi itu adalah:

1. Membaca dua kalimah syahadat,yaitu syahadat tauhid dan syahadat rasul,yang mana didalamnya mengandung suatu pengakuan secara tulus iklas,meresap dalam hati sanubari bahwa tidak ada tuhan yang wajib disembah melainkan hanyalah allah dan sesungguhnya nabi muhammad adalah rasul allah.

2. Mendirikan shalat lima waktu.

3. Mengeluarkan jakat bagi mereka yang sudah berkewajiban mengeluarkannya.

4. Puasa pada bulan ramadhan.

5. Menunaikan ibadah haji bagi mereka yang sudah mampu.

Barang siapa dapat melaksanakan kelima sendi itu,maka sempurnalah imannya,dan barang siapa mengurangi dengan sengaja salah stu dari kelima sendi itu,maka ia telah meremehkan hak allah

Sidang jum'at yang berbahagi

Sekarang ini kita sekalian berada di dalam bulan haji,bulan dzul hijah.termasuk bulan yang suci karena di dalam bulan inilah umat islam sedunia yang mampu menunaikan ibadah haji berkumpul di kota suci mekah.mereka nerkumpul agar saling kenal mengenal dalam suasana persaudaraan islam.tidak ada perbedaan di antara mereka,semuanya duduk sama rendah dan berdiri sama tinggi,memekai pakian yang sama dari kain putih yang tidak berjahit,baik itu orang miskin ,pejabat tinggi atau pegawai rendahan.bahkan persiden atau raja sekalipun,mereka tetap sama,dalam kedudukan yang sama.

Dalam suasana seperti innilah kita akan dapat merasakan betapa benarnya agama islam,suatu agama yang mengajarkan persamaan haq antara sesama manusia,yang telah di sampaikan oleh rasulullah saw.demikianlah di antara pentingnya ibadah haji disyariatkan didalam islam,sehingga umat islam yang merasa kaya jangan sampai membanggakan kekayaannya,yang kebetulan memduduki jabatan jangan sampai membanggakan kedudukannya,semua itu bagi allah tidak ada harganya sama sekali,karena allah maha kaya dan maha tinggi sendiri,dimana semua kekayaan dan kedudukan datangnya dari allah juga,hanyalah orang-orang yang bertaqwalah yang paling mulia disisi allah.

"Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi allah ialah orang yang paling bertaqwa di antara kamu,sesungguhnya allah maha mengetahui lagi maha menggenal"

Sidang Jum'at Yang Berbahagia

Dalam kesempatan yang baik ini marilah kita saling mengoreksi diri sendiri,apakah kita ini sudah berkewajiban menunaikan ibadah hajiataukah belum,bila ternyata kita ini sudah termasuk orang orang yang berkewajiban jangan sampai di tunda-tunda,apalagi sampai di ingkari,sebab sebagai man atelah disinggung di atas bahwa bahwa ibadah haji adalah rukun islam yang harus dilaksanakan bagi yang telah mamp.adapun ukuran mampu itu meliputi tiga unsur,yaitu:

1. Cukup biaya,baik biaya untuk perjalanan dan biayay untuk keluarga yang ditinggalkan.

2. Berbadan sehat,dalam arti fisiknya kuat untuk mengerjakan ibadah haji.

3. Aman dalam perjalanan dan didalam mengerjakan ibadah haj.

Jika syarat ibadah haji ini terpenuhi,maka wajib untuk melaksanakannya jangan sampai menunda-nundanya.

Allah berfirman dalam al-quran surat ali imran ayat 97:

"Mengerjakan haji adalah kewajiban manuasia terhadap allah,yaitu bagi oarang yang sanggup mengadakan perjalanan ke baitullla,barang siapa mengingkari kewajiban haji,maka sesungguhnya allah maha kaya tidak memerlukan sesuatu dari semesta alam "

Rasulullah Juga Bersabda:

Barang siapa tidak menghambat atasnya hajat yang nyata,atau sakit yang merintangi atau penguasa yang jahat sedang ia tidak berangkat menunaikan haji,maka hendaklah ia mati jika menghendaki menjadi yahudi atau nasrani.(Hadits diriwayatkann oleh baihaqi)

Sidang Jum'at Yang Berbahagia

Berdasarkan ayat dan hadits di atas,maka ibadah haji merupakan kewajiban yang tidak boleh di tawar-tawar bagi setiap orang islamm yang sudah mampu melaksanakannya,sehingga bila saat ini bila mana di antara kitta ada yang sudah merasa berkewajiban menunaikan ibdah haji karena sesuatu hal terpaksa atau karena ragu-ragu atau merasa hawatir kekayaan yang tadinya banyak jadi berkurang maka niatkan kembali untuk berangkat haji di tahun depan,hilangkan keraguan itu,justru dengan menunaikan ibadah haji itu allah akan menghilangkan kefakiran atau kemiskinan dan menghapuskan segala dosa.

Rasulullah bersabda:

"Sertakanlah ibadah haji dan umrah,karena sesungguhnya keduanya dapat menghilangkan kefakiran dan semua dosa sebagai mana penghembus apai pandai besi dapat menyirnakan kotoran besi,emas dan perak,dan tidak ada pahala bagi haji yang mabrur kecuali surga."(Hadits riwayat tirmidzi dan ibnu hujaimah dan ibnu hibban)

Maka melihat hadits ini,kalu ada orang yang merasa khawatir akan jatuh miskin setelah pulang dari haji sebaiknya hilangkan jauh-jauh kehawatiran itu,justru allah akan menambah kekayaannya menjadi melimpah ruah,percayalah kepada jangji allah melalui sabda rasulullah ini.

Sidang Jum'at Yang Berbahagi

Didalam hadits lain ada diterangkan bahwa ibadah hai itu merupakan jihadnya orang-orang yang sudah berusia lanju,orang yang lemah,artinya kalau orang yang sudah tua dimana keadaan seperti itu tidak memungkinkan untuk berjihad menegakan agama melalalui peperangan melawan orang kafir,maka sebagai gantinya di mana pahalanya sama sama dengan menjalankan ibadah haji.

Rasulullah bersabda:

"Jihadnya orang tua,orang lemah dan wanita adalah ibadah haji"(Hr imam nasai dari abu hurairah)

Sidang Jum'at Yang Berbahagi

Kewajiban menjalankan ibadah haji bagi orang islam hanya stu kali dalam seumur,kecuali jika ada nadar,setelah kewajiban itu di laksanakan maka ibadah haji selanjutnya adalah sunat.oleh sebab itu kalau kita sudah berkewajiban laksanakanlah segera,sebab bila selalu di tunda-tunda kemudian jatuh miskin atau kedatangan ajal,maka kewajiban itu tetap menjadi tanggungannya yang harus di tunaikan.inilah bahanyanya orang yang selalu menunda-nunda kewajiban,dia merugi dari menanggung dosa.

Akhirnya marilah kita berdoa semoga allah memberi kekuatan dan kemampuan kepada kita semua untuk dapat melaksanakan ibadah haji dan mendapat haji yang mabrur.amin allahuma amin

أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ. {فَاذْكُرُوْنِي أَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوا لِي وَلاَ تَكْفُرُوْنِ}.
بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ، وَنَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ اْلآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ. أَقُوْلُ مَا تَسْمَعُوْنَ وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ لِيْ وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ الْمُسْلِمِيْنَ مِنْ كُلِّ ذَنْبٍ، فَاسْتَغْفِرُوْهُ إِنَّهُ هُوَ اْلغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ

Demikianlah tentang khutbah jum'at menyambut dan keutamaan bulan dzulhijjah semoga bermanfaat
.

Khutbah Jum'at Tentang Shalat Tarawih Dan Lailatul Qadar Pada Bulan Ramadhan

Khutbah Jum'at Tentang Shalat Tarawih Dan Lailatul Qadar Pada Bulan Ramadhan
إِنَّ الْحَمْدَ للهِ نَحْمَدُهُ وَ نَسْتَعِيْنُهُ وَ نَسْتَغْفِرُهُ وَ نَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَسَيِّئَاتِ أَعْمَاِلنَا مَنْ يَهْدِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَ مَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ أَشْهَدُ أَنْ لاَ

إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ وَ أَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَ رَسُوْلُهُ

اَللَّهُمَّ صَلِّ وَ سَلِّمْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَ عَلىَ اَلِهِ وَ أَصْحَابِهِ وَ مَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوتُنَّ إِلاَّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ

فَإِنَّ أَصْدَقَ الْحَدِيْثِ كِتَابُ اللهِ وَ خَيْرَ الْهَدْيِ هَدْيُ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَشَرَّ اْلأُمُوْرِ مُحْدَثَاتُهَا وَكُلَّ مُحْدَثَةٍ بِدْعَةٌ و كُلَّ بِدْعَةٍ ضَلاَلَةٌ وَكُلَّ ضَلاَلَةٍ فِي النَّارِ

Sidang Jumat Yang Berbahagia

Marilah kita semua bertaqwa kepada Allah swt,kita sekarang ada di bulan ramadhan,bulan yang mulia di mana merupakan kesempatan untuk meningkatkan ketakwaan kepada alah swt,di bulan ini allah memberi kesempatan kepada hamba-hambanya yang ber iman agar memperbanyak ibadah dan amal salih .sudah pasti amal-amal itu akan di bals oleh allah swtyang berlipat ganda ,tidak seperti pada bulan-bulan lainnya ,oleh seebab itu marilah kita membuat lembaran baru di dalam sejarah hidup kita dengan mening katkan ketaqwaan kepada allah melebihi dari hari-hari yang telah lewat .jangan lah kita mati kecuali masih tetap menjadi muslim yang selalu bertaqwa .

Sidang Jumat Yang Berbahagia

Di dalam bulan ramaddan ini kita umat islam di anjurkan untuk mem perbanyak amal ibadah dan menjauhi perbuatan-perbuatan maksiat .amal kebajikan yang kit a lakukan di bulan ramadhan akan dibalas oleh allah yang berlipat ganda .sedang maksiT yang dilakukan pada bulan ramadhan sudah barang tertentu akan mengurangi pahala tertentu mengurangi arti puasa yang dijalankan .pada lahrnya saja kelihatan puasa dengan mencegah makn dan minum ,tetapi tidak akan bermanfaat bagi rohaninya .

Rasulullah Ber Sabda :

"Kadang-kadang orang yang berpuasa itu tidak ada pahal dari puasanya kecuali hanya lapar."(hadits riwayat imam nasai,ibnu majah dan al-hakim)"

http://mahjubin.blogspot.co.id/

Hadits di atas itu jelas memberi keterangan kepada kita bahwa orang yang berpuasa hanya mencegah makan dan minum atau yang membatalkan puasa tanpa mencegah perbuatan maksiat,mak tidak akan mendapat pahala kecuali lapar yang diperolehnya.mengapa demikian?sebab puasa itu pada hakikatnya benteng atau perisai yang dapat menghalangi kemaksiatan sehingga kalau ada orang berpuasa akan tetapi dia tetap saja menjalankan kemak siatan ,maka hakikatnya apa yang dilakukannya itu bukanlah puasa yang sebenar-benarnya.

Didalam sebuah hadits rasul bersabda bahwa allah telah berpirman :

"Setiap amal manusia adalah miliknya kecuali puasa.sesungguhnya puasa itu kepunyaanku dan akulah yang membalasnya."puasa itu adalah perisai dari kemaksiatan .maka apabila ada di dalam puasa seorang dari kalian ,mak janganlah ia berkata kotor dan jangan pula menjerit ,lalu apabila ada orang memaki atau mengutuknya ,maka hendaklah ia berkata :"Sesungguhnya saya ini sedang berpuasa "demi dzat yang jiwa muhamad ada di tengahnya ,sesungguhnya bau busuk mulut orang yang sedang berpuasa itu lebih harum disisi allah dari pada bau minyak misik ,bagi orang yang berpuasa da du kebahagiaan yang ia merasa dengan keduanya ,yaituia taatkala berbukanya,dan tatkala bertemu dengan tuhannya,mak berbhagialah ia sebab puasanya (Hadits Riwayat Bukhari)

Sidang Jumat Yang Berbahagia

Kalau pada siang hari kita diwajibkan puasa dan menjauhi segala kemaksiatan,maka pada malam harinya kita di sunnatkan menjalankan sholat tarawih.tidak seperti sholat malam lain nya,maka shalat tarawih hanya disunatkan pada bulan ramadhan.jadi waktunya terbatas,sehingga kalau kita ketinggalan satu malam saja berarti kita telah merugi karena sholat tarawih itu tidak bisa dikodo di luar bulan ramadhan,apalagi jarang sekali menjalankan shalat tarawih,sungguh sangat merugi karena kesempatan baik dengan berlipat gandanya pahala untuk setiap amal ibadah ,ternyata di buang percuma .

Abu Hurairah Berkata:

"Adalah rasulullah saw menggemarkan shalat pada bulan ramadhan dengan anjuran yang tidak keras beliau bersabda :'Barang siapa mengerjakan sholat pada malam ramadahan dengan keteguhan iman dan karena allah semata niscaya di hapuslah dosanya yang telah lewat ."(Hadits Riwayat Mislim)

Sidang jumat yang berbahagia

Shalat tarawih yang disunatkan untuk dikerjakan setiap bulan ramadahan itu ada dua puluh rakaat ,di lakukan setiap dua rakaat mengucapkan salam ,maka tidak sah kalau dikerjakan sebelum mengerjakan shalat isya lebih dahulu

Berkata imam jalaludin al mahalli:

"Dan meriwayatkan imam baihaqi dan lainya dengan sanad yang sahih sebagai mana dikatakan di dalam sarah muhadab,bahwasanya para sahabat nabi berdiri sahalat pada masa umar bin khotob sebnyak 20 rakaat(al mahalli juj 1 halaman 217)

Berkata pula imam syd bakri syatha:

"Dan shalat tarawih itu 20 rakaat dengan seuluh salam ,tiap-tiap bulan ramadhan karena hadits nabi yang artinya "barang siapa shalat di dalam bulan ramadhan karena imam yang teguh dan karena allah semata niscaya di ampuni sekalian dosa-dosanya yang terdahulu dan wajib salam dari setiap dua rakaat..maka jika ia shalat 4 rakaat dengan satu salam ,tidaklah syah shalatnya "

Demikianlah para hadirin yang mulia ,dan biasanya setelah selesai shalat tarawih lalu di susul dengan shalat 3 rakaat,meskipun shalat witir itu langsung dikerjakan setelah shalat tarawih ,maka jumlah rakaatnya menjadi 23 rakaat.

Sidang Jumat Yang Berbahagia

Marilah selama bulan ramadhan ini kita giat mengerjakan shalat tarawih dan shalt malam lainya seperti shalat tahajud .juga kit pergiat membaca al-quran membaca istigfar membaca sholawat kepada nabi dan beritikap didalam mesjid terutama pada 10 malam yang terakhir dari bulan ramadhan dengan berharap agar bisa bertepatan dengan waktu lailatul qodar ,yaitu waktu malam yang sangat mulia dan agung ,pada malam itulah setiap orang yang mengajukan permohonan kepada allah pasti permohonannya di kabulkkan olehnya.

Rasullaloh bersabda

Barang siapa berdiri mengerjakan shalat pada malam turunya lailatul qodar karena keimanan yang teguh dan mengharap pahala dari allah ,niscaya di mapuni semua dosa-dosa yang telah lampau (hadits riwayat bukhari dan muslim dari abu hurairah )

Sidang Jumat Yang Berbahagia

Mengenai kapan turunya lailatul qadar itu?maka para ulama tidak dapat memastikannya kecuali mereka salaing berbeda pendapat,tetapi pendapat yang terbanyak adalah pada tanggal ganjil setelah masuk pad a10 hari yang terakhir bulan ramadhan ,sekitar antara tanggal 21,23,25 dan seterusnya tetapi yang terbanyak adalah tanggal 27 ramadhan sebagaimana disaratkan rasulullah di dalam sabdanya:

Barang siapa mencari sangat mengharapkan lailatil qadar maka carilah ia pada malam 27(hadits riwayat imam ahmad dari abdulah bin umar)

Adapun hikmahnya ,mengapa malam lailatul qadar tidak boisa di tentuka turunya dengan pasti,hal ini dimaksudkan agar supaya umat islam pada bulan ramadhan ,mulai dari awal sampai akhir dapat tekun dan giat beribadah ,dengan harapan ibadahnya bertepatan dengan lailatul qodar ,suatu malam yang sangat mulia dimana ibadah pada malam itu lebih baik daripada seribu malam ,pada malam itu turun malaikat dan malaikat jiubril dengan izin tuhannya untuk memgatur segala sesuatu ,malam itu penuh kesejahteraan sampai terbit fajar .
اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ وبارك عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ

رَبَّنَا لاَ تُؤَاخِذْنَآإِن نَّسِينَآ أَوْ أَخْطَأْنَا رَبَّنَا وَلاَ تَحْمِلْ عَلَيْنَآإِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهُ عَلَى الَّذِينَ مِن قَبْلِنَا رَبَّنَا وَلاَ تُحَمِّلْنَا مَالاَطَاقَةَ لَنَا بِهِ وَاعْفُ عَنَّا وَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَآ أَنتَ مَوْلاَنَا فَانصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ

وَالْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ أَقِمِ الصَّلاَةَ

Demikianlah khutbah jum'at tentang shalat tarwih dan lailatil qadar pada bulan ramadhan semoga dapat bermanfaat

Kumpulan Materi Khutbah Jumat Tentang Keistimewaan Nuzulul Qur'an

Kumpulan Materi Khutbah Jumat Tentang Keistimewaan Nuzulul Qur'an

بســـــــم اللــه الرحمـــن الرحيـــــــــــم


السلا م عليكم ورحمةالله وبركا ته
انّ الحمدلله نحمده ونستعينه ونستغفره ونعوذبالله من شرورأنفسنا ومن سيّـأت أعمالنا من يهده الله فلا مضلّ له،
ومن يضلل فلا هادي له
أشهد أن لااله الا الله وحده لا شريك له، وأشهد أن محمدا عبده ورسوله, اللهم صلى على محمد وعلى هلى محمد كما صليت على ابراهيم وعلى الى ابراهيم وبارك على محمد وعلى الى محمد كماباركت على ابراهيم وعلى الى ابراهيم فى العالمين انك حميدمجيد
ياايها الذين امنوااتقواالله حق تقاته ولا تموتنّ الا وأنتم مسلمون
ياايهاالناس اتقواربكم الذي خلقكم من نفس واحده وخلق منها زوجها وبث منهما رجالا كثيراونساء واتقواالله الذي تساءلون به والأرحام ان الله كان عليكم رقيبا
ياايهاالذين أمنواتقواالله وقولواقولاسديدا يصلح لكم أعمالكم ويغفرلكم ذنوبكم ومن يطع الله ورسوله فقد فازفوزاعظيما
أما بعد : فان اصدق الحديث كتاب الله وخيرالهدي هدي محمد صلى الله عليه وسلم
وشرّالأمور محدثاتها وكلّ محدثة بدعة وكلّ بدعة ضلالة وكلّ ضلا لة في النار
.
بســـــــم اللــه الرحمـــن الرحيـــــــــــم
إِنَّا أَنزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ
وَمَا أَدْرَاكَ لَيْلَةُ الْقَدْر
لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِّنْ أَلْفِ شَهْرٍ
تَنَزَّلُ الْمَلَائِكَةُ وَالرُّوحُ فِيهَا بِإِذْنِ رَبِّهِم مِّن كُلِّ أَمْرٍ
سَلَامٌ هِيَ حَتَّى مَطْلَعِ الْفَجْرِ

Sidang Jumat Yang Berbahagia

Marilah kita senantiasa bertaqwa kepada Allah Swt daengan sebenar-benar taqwa,bukan sekedar taqwa yang hanya menjadi hiasan di bibir saja,melainkan taqwa yang juga disertai dengan perilaku yang sesuai dengan petunjuk al-quran,dengan begitu maka hidup kita akan bahagia didunia dan di akhirat kelak ,di mana kehidupan yang demikian merupakan dmabaan bagi setiap orang islam.

Sidang Jum'at Yang Berbahagia

Sebentar lagi 17 ramadhan akan tiba,dan tentunya kita tidak akan lupa pada tanggal itu dimana terjadi peristiwa yang sangat bersejarah bagi umat islam,ialah malam peristiwa di turunkannya Al-quran oleh allah melalui malaikat jibril kepada nabi muhammad saw.di gua hira,sebuah gua yang selama itu selalu di gunakan sebagai tempat menyendirioleh rasulullah saw dari pergaulan masarakat umum.

untuk lebih jelasnya marilah kita ungkap kembali peristiwa turunnya Al-quran pertama kali itu agar supaya keyakinan kita bertambah kuat bahwa al-quran adalah kitab suci yang menjadi petunjuk bagi umat manusia dan penjelasan-penjelasanmengenai petunjuk itu serta sebagai pembeda antar yang haq dan yang batil.sebagai mana di terangkan dalam al-quran surat al-baqarah ayat 185:


"Bulan ramadhan ,bulan yang di dalamnya diturunka Al-Quran sebagai petunjuk bagi manusiadan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda(antara yang haq dan yang batil)

Sidang Jumat Yang Bahagia

Al-quran diturunkan kepada rasulullah saw,di gua hira pada waktu beliau berumur 40 tahun lebih enam bulan dan 8 hari,atau 13 tahun sebelumbeliau melakukan hijrah dari mekah ke madinah.terjadi pada tanggal 17 ranadhan,bersesuaian dengan tanggal 6 agustus tahu 610 masehi.

peristiwa yang baru pertama kali beliau alami itu sangat mengguncangkan hati sehingga ketika pulang dan sampai di rumah beliau terpaksa meminta kepada istinya yang bernama khadijah binti khuwailid agar menyelimutu dirinya.

Adapun ayat al-quran yang pertama diturunkan kepda beliau itu adalah :


"Bacalah dengan mmennyebut nama tuhanmu yang menciptakan ,dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah,bacalah,dan tuhanmulah yang paling pemurah ,yang mengajar manusia dengan perantaraan kalam dia mengajarkan kepada manusia apa yang tidak diketahuinya(Qs al,alaq 1-5)

Dengan turunya ayat ini ,maka secara resmi beliau diangkat oleh Allah menjadi seorang rasul untuk seluruh umat manusia di dunia ini tanpa kecuali,akan tetapi peristiwa yang baru pertama kali dialami ini sangat sangat mengguncangkan jiwa dan hati rasulullah saw,tidak tenang, oleh sebab itu sayidatina khadijah memberitahukan hal itu kepada pamannya waraqah bin naupal yang ahli dalam kitab injil,maka waraqah pun menggambarkan kepada khadijah bahwa yang sudah dialami rasulullah merupakan alamat kenabian dimana beliau secara resmi telah diangkat menjadi seorang nabi dan rasul.

Akan tetapi sungguh berat tugas beliau,karena didalam menyampaikan risalahnya banyak mendapatkan tantangan dari kaumnya,hingga akhirnya beliau terpaksa berhijrah kemadinah untuk menegakan sendi-sendi agama islam yang berdasarkan alquran,Allah berfirman dalam surat ibrahim ayat 13:


"Orang-orang kafir berkata kepada rasul-rasul mereka "kami sesungguhnya akan mengusir kamu dari negri kami atau kamu kembali kepada agama kami."

Sidang JUm'at Yang Berbahagia

SEbagai mana kita ketahui bahwa allah mengutus 124.000 nabi,diantaranya ada 313 orang yang diangkat menjadi rasul,sebagai mana dari mereka itu ada yang dibekali dengan kitab-kitab suci ,seperti suhuf ibrahim,kitab jabur untuk nabi daud,kitab taurat untuk nabi musa,kitab injil untuk nabi iasa al-masih,kitab al-quran untuk nabi muhammad saw yaitu sebagai kitab suci yang sebagai penutup dari ksemua kitab-kitab suci yang diturunkan ,itulah sebabnya maka didalam al-quran dituturkan semua rasul terdahulu dan kitab-kitab suci yang harus diimani dan diyakini kebenarannya.

Allah berfirman dalam surat al-baqarah ayat 136:


"Katakanlah hai oarang-orang mumin "kami beriman kepada allah dan apa yang diturunkan kepada kami ,dan apa yang diturunkan kepada ibrahim,ismail,ishaq,ya'qub dan anak cucunya ,dan apa yang diberikan kepada musa dan isa serta apa yang diberikan kepada nabi-nabi dari tuhannya,kami tidak membeda-bedakan seorang pun diantara mereka dan kami haya tunduk dan patuh kepadanya"(Qs.Al-baqarah ayat 136)

Sidang Jum'at Yang Berbahagia

Sehubungan dengan itu kita sebagai umat islam yang telah dibekali dengan kitab suci al-quran sebagai pedoman hidup dan yang kita peringati setiap tahun ini hendaknya dapat mengamalkan dan menjaganya,karena dengan al-quran itulah kita dapat petunjuk didalam mengarungi kehidupan sehari-hari.menuju kejalan yang lurus dan benar jalan yang diridoi dan jalan yang menghantarkan manusia mencapai kebahagiaan yang haqiqi didunia dan di akhirat ,sebagai man afirman Allah didalam surat al-baqarah ayat 185 yang telah disebutkan diatas

Sidang Jumat Yang Berbahagia

Setelah kita menyadari betapa pentingnya al-quran bagi kita,maka sudah seharusnya mulai sekarang dipergiat pengajian al-quran kita ajarka al-quran kepada keluarga kita kita biasakan untuk membaca al-quran kita tegakan kepada seluruh anak muda generasi islam supaya mendalami isi al-quran ,sesungguhnya al-quran bukan saja mengajarkan kepada kita sebagai masalah keakhiratan ,akan tetapi masalah-masalah duniawiyah dan ilmu pengetahuanpun diajarkan juga di dalam al-quran.

Oleh sebab itu kita kenalkan dan kita biasakan anak-anak kita menghormati al-quran,janagan dibiasakan anak-anak meletakan al-quran ddisembarang tempat yang tidak dihormati tekanan kepada mereka supaya berwudhu lebih dahuku etika akan memegangnya atau membawanya ,karena dengan jalan itulah akhirnya terbiasa menghormati dan memulyakan al-quran

"Rasulullah bersabda"

SEbaik-baiknya kalian adalah orang yang belajar al-quran dan kemudian mengajarkannya (diriwayatkan oleh bukhari)

Sidang Jumat Yang Berbahagi

Akhirya marilah kita selalu berpegang kepada al-quran dan sunah rasul,niscaya hidup kita tidak akan tersesat dan selalu ada dalam limpahan rahmat Allah

"rasul bersabda"

"aku tinggalkan untuk kalian dan perkara ,tidaklah kalian akan tersesat selama-lamanya ,selagi kalin masih berpegang kepada keduanya ,yaitu kitabullah dan sunah rasulnya"
اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ، وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ اْلأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَاْلأَمْوَاتِ، إِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدّعَوَاتِ.
رَبّنَا لاَتُؤَاخِذْ نَا إِنْ نَسِيْنَا أَوْ أَخْطَأْنَا رَبّنَا وَلاَ تَحْمِلْ عَلَيْنَا إِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهُ عَلََى اّلذِيْنَ مِنْ قَبْلِنَا رَبّنَا وَلاَ تًحَمّلْنَا مَالاَ طَاقَةَ لَنَا بِهِ وَاعْفُ عَنّا وَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا أَنْتَ مَوْلاَنَا فَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِيْنَ.
رَبَنَا ءَاتِنَا فِي الدّنْيَا حَسَنَةً وَفِي اْلأَخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النّارِ. والحمد لله رب العالمين

Demikianlah contoh Kumpulan Materi Khutbah Jumat Tentang Keistimewaan Nuzulul Qur'an semoga dapat bermanfaat amin

Khutbah Jum'at tentang Puasa di Bulan Ramadhan

Khutbah Jum'at tentang Puasa di Bulan Ramadhan
اَلْحَمْدُ ِللهِ الَّذِىْ وَفَّقَ عِبَادَهُ الْمُؤْمِنِيْنَ لِتِلاَوَةِ كِتَابِهِ لْكَرِيْمِ، وَفَتَحَ عَلَيْهِمْ مِنْ حَقَائِقِ الْمَعَارِفِ وَلَطَائِفِ الْعُلُوْمِ مَاهَدَاهُمْ بِهِ إِلَى صِرَاطَ الْمُسْتَقِيْمِ، وَخَصَّهُمْ مِنْ مَوَاهِبِ بِرِّهِ وَإِحْسَانِهِ بِأَسنَى فَضْلِهِ الْعَمِيْمِ وَمِنْ عَلِيِّ مَنْ شَاءَ بِالصِّدْقِ فِى مُعَامَلَةِ، وَاللهُ ذُوالْفَضْلِ الْعَظِيْمِ، أَحْمَدُهُ سُبْحَانَهُ عَلَى مَاأَوْلاَهُ مِنَ التَّعْلِيْمِ، وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ اِلَهَ اِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لِهُ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ النَّبِيَّنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ وَخُلِيْلُهُ النَّبِيُّ الْكَرِيْمِ. اَللهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ عَلَى الدِّيْنِ الْقَوِيْمِ وَسَلِّمْ بَسْلِيْمًا كَثِيْرًا

Sidang Jum'at Yang Berbahagia

Marilah kita tingkatkan ketakwaan kepada allah dengan mentaati semua perintahan allah dan meninggalkan semua perbuatan dosa,sesungguhnya orang yang selalu bertaqwa hidupnya pasti bahagia ,baik didunia maupun di akhirat.oleh karena itu sekali lagi kami anjurkan kepada hadirin ,khususnya pada diri kami sendiri ,marilah kita selalu bertqwa dengan sepenuh-penuh tqwada dimana pun berada ,baik dalam keadaan ramai maupun dalam keadaan sepi.

Sidang Jumat Yang Berbahagia

Sekarang kita berada di dalam bulan ramadan ,bulan yng paling cemerlang dan bercahaya.di dalam bilan ramadan inilah umat islam di wajibkan menjalankan ibadah puasa selama satu bulan penuh ,tidak boleh meninggalkannya kecuali jika ada halangan yang di benarkann oleh syara ,orang yang sedang sakit atau sedang musapir maka boleh tidak puasa ,tetapi wajib mengqadanya ,bagi wanita yang sedang hamil atau yang sedang menyusui anaknya ,jika ia khawatir akan jatuh sakit bila berpuasa maka ia diperbolehkan ia tidak berpuasa tetapi wajib untuk mengqadha puasanya yang ditinggalkan dilain hari selain dibulan puasa .

http://mahjubin.blogspot.co.id/

sedangkan kalau wanita itu menghawatirkan unut kesehatan anaknya ,maka ia boleh tidak berpuasa ,tetapi selain harus mengqodho juga harus membayar kifarat atau denda ,yaitu satu mud pada tiap hari atau 6 ons beras.mengenai kewajiban meng qadha ini Allah telah berfirman didalam surat Al-baqarah ayat 184:


"maka jika diantara kamu ada yang sakit atau dalam perjalanan lalu ia berbuka mak wajiblah baginya berpuasa sebanyak hari yang di tinggalkan itu pada hari-hari yang lain ,dan wajib bagi orang -orang yang berat menjalankannya jika meraka tidak berpuasa membayar pidyah yaitu memberi makan seorang miskin"

Demikianlah agama islam,di mana semua yang disyariatkan itu sama sekali tida ada unsur paksaan dan tida memberat-beratkan badan .yang mampu dikerjakan,maka hendaklah dikerjakan denga sempurna .dan yang tidak mampu mengerjakannya maka hendaklah dikerjakan menurut kadar kemampuanya ,sebagai mana firman allahj di dalam surat al-baqarah ayat 185:

http://mahjubin.blogspot.co.id/

"Allah menghendaki kemudahan bagimu ,dan tidak menghendaki kesukaran bagimu"

Sidang Jum'at Yang Berbahagia

Sehubungan kewajiban berpuasa ini ,marilah kita pelajari lagi hal-hal yang berhubungan dengan masalah puasa ,sebab orang beribadah kalu tidak disertai dengan ilmunya ,maka percumahlah ibadah itu ,tertolak,tidak diterima allah sebagai mana dikatan didalam kitab juhab

"Setiap orang dengan tanpa ilmu ia beramal ,maka amalnya tertolak,tidak di terima"

Berdasarkan itulah ,agar puasa kita di terima di sisi Allah kita harus mengerti ilmunya berpuasa ,dengan demikian puasa yang kita kerjakan ini bisa menghantar kita termasuk dari golongan orang-orang yang bertaqwa

Adapun arti puasa menurut syariat islam :mencegah makan dan minum serta sefala sesuatu yang bisa membatalkan puasa dari mulai terbitnya fajar shadiq hingga terbenamnya matahari dengan disertai niat pada malam harinya,

Kemudian Fardhu puasa itu ada empat :

1.Niat pada malam hari ,dimulai dari terbenamnya matahari hingga terbitnya fajar shadiq,dilakukan setiap malam
2.Mencegah makan dan minum di siang hari
3.Mencegah persetubuhan disiang hari
4.Menyengaja muntah,artinya muntah yang dibuat-buat sehingga kalau hal ini terjadi ,batalah puasa itu

Sedang yang membatalkan puasa itu ada sepuluh yaitu :

1.Sesuatu yang dimasukan dengan sengaja kelobang yang ada di tubuh ,seperti mulut,telinga dan lobang pelepasan
2.Suatu yang dimasukan dengan sengaja kelobang kepala
3.Menyuntikan obat ke lobang pelepasan muka atau belakang
4.Muntah dengan disengaja
5.Bersetubuh dengan sengaja
6.Keluar mani karena bersentuhan
7.Kedatangan haidh
8.Kedatangan darah nifas
9.Kedatangan penyakit gila
10.Murtad ,yaitu keluar dari islam .

Sidang jumat Yang Berbahagia

Kita laksanakan ibadah puasa ini dengan sebaik-baiknya karena mengingat bahwa ibadah puasa itu termasuk salah satu dari rukun islam ,sese orang akan dianggap sempurna imanya jika ia telah melaksanakan ke lima rukun islam itu,selain itu juga puasa ramadhan termasuk salh satu tiang agama islam yang harus benar-benar di jaga .kelalaian menjaganya berarti merapuhkan agama islam .sebagai mana tersebut di dalam hadits yang diriwayatkan oleh abu ya'la rasulullah bersabda

"tali tali islam dan tiang tiang agama itu ada tiga diatas tiga itulah terbangun agama islam ,barang siapa meninggalkan salahsatunya ,maka karena satu itulah ia menjadi kafir yang halal darahnya .yaitu:bersaksi bahwa tidak ada tuhan yang wajib di sembah kecuali Allah ,shalat maktubah lima kali dalam sehari semalam dan puasa pada bulan ramadhan"

Sidang Jum'at Yang Berbahagia

Sekarang kita masih dalam suasana berpuasa,dan baru beberapa hari saja kita menjalaninya.puasa yang telah lewat biarlah berlalu,sekarang hari-hari puasa selanjutnya kita hadapi dan kita laksanakan sebaik mungkin,dengan harapan puasa kita diterima di sisi allah sebagai amal shalih yang kelak semoga kita dapat petik buahnya ,kita laksanakan puasa dengan penuh pengabdian ,iman dan iklas.ingsya allah dengan begitu dosa yang selama ini kita perbuat mendapat ampunan dari allah swt.

Rasulullah Saw bersabda:

Barang siapa berpuasa di bulan ramadhan dengan penuh keimanan dan iklas,niscaya diampunilah dosa-dosanya yang telah lalu"(Al-hadits)
بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِى الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ، وَنَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ اْلآيَاتِ وَلذِّكْرْ الْحَكِيْمِ. أَقُوْلِيْ هَذَا وَأَسْتَغْفِرُ الله الْعَظِيْمَ الْجَلِيْلَ، لِيْ وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ الْمُسْلِمِيْنَ مِنْ كُلِّ ذَنْبِ، فَاسْتَغْفِرُوْهُ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ

Lanjutkan dengan : Khutbah Kedua Sholat Jum'at

Itulah Contoh Khutbah Jum'at Singkat tentang Puasa di Bulan Ramadhan yang dapat kami share pada kesempatan yang baik ini. Semoga bisa menjadi bahan referensi bagi Anda semua yang kebetulan minggi ini mendapat tugas untuk menjadi khotib di masjid halaman tempat tinggal Anda. Demikian yang dapat kami sampaikan